Boltim, aksaranews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara (Sulut), DR (C) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si., memilih bunga Tabebuya untuk ditanam di ruas jalan dua jalur Tutuyan sebagai simbol keindahan alam.
Bunga yang memiliki aneka ragam warna ini nantinya tidak hanya akan membuat Ibukota Tutuyan terlihat cantik dan indah, tapi juga akan jadi mirip dengan negara Jepang.
Bupati Sachrul Mamonto Bersama pejabat teras Pemkab Boltim dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Boltim, Jumat (08/03/2024) pagi, menanam ratusan pohon tersebut selain memperindah juga untuk menangkal polusi.
“Pohon hias ini banyak ditanam di pinggir jalan kota besar dan taman, karena pohon ini mampu mengurangi polusi dan menyerap udara yang tercemar,” kata Bupati.

“Untuk itu saya minta OPD bunga ini harus dipelihara sejak ditanam sampai tabebuya ini tumbuh subur,” sambungnya.
Dari penelusran media ini, ada fakta menarik tentang Bunga Tabebuya yang banyak tumbuh Jakarta dan Surabaya ini.
Berikut fakta bunga tabebuya yang mekar menyerupai bunga Sakura yang ada di Jepang.
- Berasal dari Amerika
Walaupun memiliki penampilan seperti pohon sakura, tetapi sebenarnya berbeda. Dilansir dari World Agro Forestry, pohon tanaman ini dikenal juga dengan nama pohon terompet merah muda.
Pohon tabebuya adalah tanaman asli Amerika yang didistribusikan ke banyak negara di seluruh dunia. Tanaman ini dapat dengan mudah ditemukan di habitatnya aslinya, yakni hutan Amazon, Brasil.
Tidak mengherankan jika hutan Amazon menjadi salah satu tempat wisata yang menawarkan keindahan pohon tabebuya. Nama tabebuya sendiri diambil dari nama lokal dalam bahasa Brasil, yaitu Tabebuya serratifolia.
- Identik Warna Bunga Mencolok
Terdapat lebih dari 100 jenis pohon terompet dalam rumpun Tabebuya dan hal yang menjadi karakter atau ciri khas dari tanaman ini adalah warna bunganya yang mencolok. Salah satu warna yang paling mudah dijumpai adalah merah muda. Adapun bunga ini juga hadir dalam beberapa warna lain, seperti emas atau kuning, putih cerah, ungu atau magenta dan merah.
Biasanya, tinggi dari tanaman ini dapat mencapai 49 m. Meski demikian, ada juga yang memiliki ukuran kecil hanya 7,5 m dan bahkan di bawah itu.
Tanaman ini memiliki batang yang dapat menghasilkan bunga dengan jumlah yang banyak. Hampir seluruh varietas tanaman ini memiliki ciri khas berupa daunnya yang berwarna keperakan.
- Tidak mudah menumbuhkannya
Tumbuhan ini cenderung tidak teratur dan berukuran kecil saat masih muda. Oleh sebab itu, diperlukan tanah yang melalui proses pengeringan dengan baik untuk menerima proses pemupukan.
Seluruh proses dalam penanaman tumbuhan ini sangat berguna dan berpengaruh untuk memberi akses warna pada bunga.
Saat pohon telah berhasil tumbuh besar, memang akan cocok untuk dijadikan sebagai tanaman untuk pinggiran jalan besar sedangan yang masih kecil muda akan lebih baik jika dijadikan sebagai hiasan untuk pekarangan rumah.

- Musim tumbuh berbeda di setiap negara
Di Indonesia, bunga ini dapat tumbuh dan bermekaran pada sekitar bulan Maret dan April. Sedangkan pada negara bagian selatan, bunga terompet ini tumbuh dan mekar sekitar bulan Juli hingga September.
Berbeda pula untuk variety yang tumbuh di daerah India yang tumbuh subur pada akhir tahun, yaitu sekitar bulan Desember hingga Januari.
- Cocok untuk di Luar Ruangan
Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh University of Florida, bunga tabebuya ini sangat pas untuk dijadikan sebagai tanaman luar ruangan. Hal tersebut dikarenakan, tanaman ini akan tumbuh maksimal jika mendapat sinar matahari penuh.
Hal tersebut juga perlu didukung dengan kualitas tanah yang subur dengan tingkat kelembaban sedang. Selain itu, pohon ini juga harus dilindungi dari embun beku. Kerap kali, tanaman ini ditempatkan di daerah perkotaan maupun ruang.
5. Tahan Lama
Tabebuya bisa beradaptasi dengan lokasi yang mendapatkan matahari sedang hingga penuh. Bagian penting dari perawatan pohon tabebuya ialah dengan memangkas batang tua dan kayu mati yang telah rapuh
Pohon ini relatif memiliki ketahanan yang cukup kuat dari hama dan penyakit. Tanaman ini bisa hidup dengan waktu yang lama dan tak terganggu dari berbagai jenis hama, seperti serangga. Selain itu perawatan serta pemeliharaan bunga tabebuya wajib dilakukan dengan rutin karena waktu mekarnya yang singkat.
(Advertorial)













