Capaian imunisasi BIAN di Bantaeng lampaui target Kemenkes RI

Bantaeng, aksaranews.com Dalam kurun waktu kurang lebih enam bulan terakhir, terhitung sejak Mei hingga Oktober 2022, capaian imunisasi program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan telah melebihi target sasaran yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui data Pusdatin.

Demikian seperti yang diungkapkan oleh, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, dr.Armansyah, bahwa angka tersebut telah melebihi presentase capaian BIAN nasional.

“Alhamdulillah, kali ini Bantaeng meraih persentase capaian vaksinasi yang melebihi target. Ini adalah bukti nyata bahwa semua elemen strategis di Kabupaten Bantaeng selalu mengedepankan perlindungan anak dari campak dan rubella melalui upaya preventif,” ungkap Armansyah, Kamis (27/10/2022)

Berdasakan data yang berhasil dihimpun aksaranews.com, tercatat sebanyak 38,425 anak telah melakukan imunisasi MR atau Campak-Rubella dengan capaian presentase hingga 102,67 persen.

Menurut dr Armansyah, angka tersebut sudah melebihi capaian target sasaran dari Kemenkes RI yang menyasar 37.518 anak dengan presentase 95,5 persen.

Capaian imunisasi yang melebihi target Kemenkes itu kata dia, tidak terlepas dari sinergitas, komitmen, dan konsisten semua pihak, hingga berhasil menempatkan Bantaeng dalam posisi lima besar dari 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk vaksinasi BIAN.

“Ini berkat sinergitas dan kolaborasi semua pihak. Meski capaian Bantaeng tertinggi, terus lakukan penyisiran anak-anak, untuk maksimalkan. Capaian ini adalah bukti bahwa komitmen Kabupaten Bantaeng mengedepankan perlindungan anak,” katanya.

Dirinya menambahkan, Pemda Bantaeng akan terus gencar berupaya menyukseskan imunisasi BIAN yang merupakan bagian dalam mencegah stunting, menurunkan AKI dan AKB yang berdampak pada penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Bahkan ia pun berharap, dapat memberikan perlindungan preventif bagi anak, yakni dengan gencar menggenjot Vaksin MR atau Measles and Rubella vaccine yang mencegah measles (campak) dan rubella (campak Jerman).

“Saya juga berharap upaya memaksimalkan vaksin pada anak juga dilakukan pada imunisasi kejar polio dan DPT-HEB B-HIB, yang diharapkan akan memberikan hasil perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) pada anak-anak,” harapnya.

Tak hanya itu, dr Armansyah juga berupaya menyelamatkan generasi penerus bangsa, dengan terus memberikan edukasi dan mendorong masyarakat untuk menaruh perhatian penuh dalam melengkapi imunisasi anak-anaknya.

“Sebab, pemberian imunisasi secara lengkap merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost effective serta berdampak positif,” ujarnya.

Sekedar diketahui, selain program BIAN, Pemda Bantaeng melalui Dinas Kesehatan juga sedang melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang diperuntukkan bagi anak-anak usia SD untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus.

Hal ini tentu memerlukan peran guru dan orang tua untuk memberikan dukungan jika anaknya mendapat imunisasi di sekolah oleh petugas Puskesmas setempat.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"