Bantaeng Kembali Terendam Banjir, Warga Harap Ada Solusi Nyata

Caption Foto: (Aksaranews.com/ Muhammad Ramli) Tampak suasana rumah warga tersebut banjir, di jalan Garegea tepatnya di Lorong Sunyi, Keluruhan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.
banner 120x600

Bantaeng, aksaranews.com — Sejumlah titik di Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel) mengalami banjir akibat hujan deras sejak siang sampai sore hari, Minggu (29/05/2022).

Banjir tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga terendam, termasuk area pasar Sentral Bantaeng dan sekitarnya.

Pantauan wartawan aksaranews.com, sekita pukul 15.53 WITA di wilayah Jalan Garegea, Lorong Sunyi, Keluruhan Tappanjeng dan Jalan Monginsidi, Pasar Sentral serta beberapa titik lainnya, terendam banjir.

Banjit terjadi akibat luapan dari aliran sungai Jalan Bakri dan Garegea itu hampir selutut. Sehingga membuat para pengendara motor, terpaksa berbelok kejalan yang tidak terendam banjir.

Serta terlihat juga, warga mengamankan barang yang terendam banjir dan membersihkannya dari genangan air. Tak hanya itu, sejumlah anak-anak memanfaatkan genangan air dengan berenang di area tersebut.

Diketahui, bahwa titik banjir ini, merupakan langganan banjir setiap hujan deras setiap tahunnya. Yang sampai hari ini, belum bisa dipecahkan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi banjir ini.

Banbinsa Kelurahan Tappanjeng, Sertu Kamiluddin, mengatakan banjir ini, akibat derasnya hujan yang berlangsung sekitar pukul 12.10 WITA siang. Sehingga berselang beberapa jam, sekitar pukul 14: 20 WITA, mengakibatkan meluapnya air sungai, dari jalan bakri yang terhubung ke jalan Garegea serta termasuk sungai lainnya.

“Adapun beberapa rumah warga terendam banjir, di jalan Lorong Sunyi, Garegea Keluruhan Tappanjeng. Dan sekitarnya dengan ketinggian dibawah lutut,” ujar Babinsa setempat, saat ditemui lokasi, sore tadi.

Sementara, salah satu warga setempat, Sugiyanti menyampaikan bahwa, kejadian ini, bukan pertama kali terjadi. Tapi hampir setiap waktu di wilayah ini dan sekitarnya sering terendam banjir.

Maka dari itu, kami berharap kepada Pemerintah Bantaeng, agar kiranya dapat memecahkan masalah ini.

“Sebab, kalau tidak dipecahkan persoalan ini secepatnya, saya yakin. Kedepannya akan begini terus”, ucap Sugiyanti.

Terakhir, ia menambahkan semoga dengan kejadian ini, pemerintah Bantaeng bisa membuka mata dan melihat, bahwa inilah yang sering terjadi dibantaeng.

“Sekali lagi, kami meminta, agar kiranya bisa ditindaklanjuti dengan cepat. Supaya kejadian ini tidak berulang-ulang terendam banjir,” pungkasnya.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.