Bantaeng, aksaranews.com — Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke-118 Tahun Anggaran 2023 Kodim 1410/Bantaeng resmi dibuka Bupati Bantaeng, Dr. H. Ilham Azikin yang dilaksanakan di lapangan Takkang Bassia, Kecamatan Sinoa, Bantaeng, Rabu (20/09/2023).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Ilham Azikin mengatakan, TMMD merupakan dukungan nyata TNI bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian TNI dalam percepatan pembangunan untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, agar tercipta dan terbinanya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka ketahanan nasional,” kata Bupati Ilham.
Lebih lanjut, kata dia TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan segenap lapisan masyarakat sebagai salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa atensi dan harapan yaitu memelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, dengan membantu dan mendampingi agar mereka aktif memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di desa.
“Bangkitkan dan pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah mengakar dengan baik di masyarakat,” jelasnya.
Kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam satgas TMMD, Bupati Ilham, meminta agar terus menjalin silaturahmi serta hubungan baik dengan masyarakat dan bersama mereka melaksanakan kegiatan TMMD.
Bupati Ilham secara khusus juga meminta kepada Kepala Desa Bonto Tangnga dan masyarakat Kecamatan Uluere, Bantaeng. Sebagai lokasi TMMD ini agar dapat bersinergi, menjalin komunikasi dan berinteraksi yang baik dengan para prajurit di lapangan, serta ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan selama TMMD.
“Saya berharap TMMD jadi sarana mengembangkan ide kreatif dan inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat di lokasi pelaksanaannya. Partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini,” harapnya.
Sementara itu, Komando Distrik Militer Kodim 1410/Bantaeng, Letkol INF Eka Agus Indarta menyampaikan, bahwa sasaran pembangunan fisik, perintisan jalan sepanjang 700 meter dan lebar 5 meter serta dua decker. Kemudian jembatan dengan panjang 7 meter dan lebar 5 meter di desa Bonto Tangnga Kecamatan Uluere, Bantaeng.
“Adapun jumlah Personil yang kami libatkan sebanyak 110 orang yang berasal dari unsur TNI, Polri dan Pemkab Bantaeng”, ujarnya.
Sekedar diketahui, bahwa selain itu terdapat pula tambahan sasaran lainnya. Diantaranya satu unit Rumah Tidak Layak Huni, dan pembuatan MCK. Serta sasaran non fisik seperti, penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan kesehatan untuk penderita stunting, penyuluhan pertanian, pengobatan massal, bakti sosial pembagian sembako bagi anak penderita stunting dan warga kurang mampu dan penyuluhan pengendalian penduduk dan keluarga berencana.













