Ternate, aksaranews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar Rapat Pengurus Harian (RPH), Rabu (07/12/2022) kemarin.
Rapat yang dilaksanakan di KAPITA Cafe lantai 2 tersebut membahas sebanyak tiga poin penting untuk segera dirindak lanjuti, antara lain menyangkut Resuffle kepengurusan, menanggapi isu terkait lingkungan hidup dan pergantian ketua harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI, Muhaimin Syarif.
Namun yang menjadi perhatian khusus pengurus DPD KNPI Malut di RPH tersebut yakni soal pengunduran diri ketua harian DPP KNPI, Muhaimin Syarif. Pasalnya beredar kabar bahwa, poin ketiga dalam surat pengunduran dirinya menyebutkan jika, dia memberikan kontribusi milyaran rupiah untuk kegiatan kongres KNPI di Maluku Utara beberapa waktu lalu.
Menyusul dengan itu, Ketua DPD KNPI Malut, Imanullah menegaskan jika, isu tersebut menjadi perhatian pihaknya untuk dapat segera ditindak lanjuti. Sebab, kata dia, hal itu menyangkut nama baik dan marwah organisasi.
“Kami saat ini sedang mendalami permasalahan tersebut, dimana poin ketiga di dalam surat pengunduran diri beliau mengatakan bahwa memberikan kontribusi milyaran rupiah untuk kegiatan kongres KNPI di Maluku Utara beberapa waktu lalu itu, adalah fitnah dan hal ini kami akan dalami karna menyangkut nama baik dan marwah organisasi,” tegas Imanullah.
Hal ini turut dipertegas oleh ketua bidang Hukum DPD KNPI Malut, Abdullah Adam, bahwa menyangkut persoalan tersebut, pihaknya saat ini juga tengah melakukan kajian guna mendalami permasalahan yang ada.
“Kami saat ini sedang melakukan kajian terkait masalah tersebut dengan membentuk tim investigasi untuk lebih mendalami dan mencari bukti-bukti, dan tim investigasi ini sedang menunggu SK dari ketua DPD KNPI Malut,” terang Adam.
Pewarta: Sadan | Editor: Redaksi











