Vaksinasi anak usia 12-17 dimulai, Bupati Boltim minta ketambahan vaksin ke Gubernur

  • Whatsapp
Salah satu anak saat mengikuti vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Boltim (foto: aksaranews.com/Riswan Hulalata)

Boltim, aksaranews.com Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun di Sulawesi Utara (Sulut) khusunya di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sudah dimulai.

Hal ini ditandai dengan vaksinasi perdana di SMK Negeri 1 Tutuyan Kabupaten Boltim, Senin (5/7/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat virtual, Gubernur Sulut Olly Dondokambey memimpin langsung launching vaksinasi dan di hadiri beberapa kepala daerah se-sulut.

Saat giliran, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto melaporkan kegiatan vaksinasi yang ada di Kabupaten Boltim.

Sachrul menyebut Kabupaten Boltim terbanyak kedua se Bolaang Mongondow Raya (BMR) dalam menjalankan program vaksinasi.

Namun begitu kata Sachrul, Boltim sangat kekurangan ribuan vial vaksin, sehingga beberap waktu lalu pihaknya meminta bantuan dari Polres Boltim.

Bupati Sam Sachrul Mamonto saat meninjau vaksinasi di SMK Negeri 1 Tutuyan (aksaraphoto/Riswan Hulalata)

“Kami kekurangan vaksin, namun ada bantuan dari Polres 100vial untuk 1000 orang dan itu dari Kapolres. Dan sekarang masih 1700an yang belum divaksin,” ucapnya.

Usai melaporkan kegiatan vaksinasi, Bupati Boltim mendapat tanggapan dari Gubernur yang akan menindak lanjuti kekurangan vaksin di Kabupaten Boltim.

Gubernur Olly Dondokambey menyebut untuk permintaan vaksin, pemerintah kabupaten/kota segera menyurat ke provinsi.

“Tolong kirim surat ke Provinsi, hari ini atau besok kami akan kirim vaksinnya,” jawabnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh kepala daerah se Sulut agar turut mensukseskan gerakan vaksinasi bagi anak-anak.

“Badan sehat, iman kuat. Semoga kita sehat semuanya,” tutup Gubernur Olly Dondokambey.

Bupati saat menghadiri rapat virtual bersama Gubernur Olly Dondokambey

Dari amatan jurnalis aksaranews.com di lokasi vaksinasi, terdapat puluhan anak mendaftar untuk mengikuti vaksin.

“Sudah 41 siswa yang mendaftar, 37 yang telah divaksin, 1 tunda karena alergi. Untuk vaksin kita pakai Sinovac,” ucap Teysi Sani Kepala PKM Tutuyan.

Adapun vaksinasi ini dilakukan dari setiap perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Salah satu Kepala SMP menyebut meski dalam suasana libur namun tetap pihaknya mengutus siswa untuk mengikuti vaksinasi.

“Kami mengutus hanya 7 orang dari 30an siswa. Karena libur jadi hanya sedikit yang ikut,” ucap salah satu Kepala SMP di Boltim.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait