Tinggal di Ibu Kota ini, 50 kepala keluarga kesulitan air bersih

  • Whatsapp
Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar menemukan sebanyak 50 KK di Desa Togid belum menikmati air bersih (Foto: Chendry Mokoginta)

Boltim, aksaranews.com Sebanyak 50an kepala keluarga (KK) di Dusun VI Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi itu dikeluhkan warga saat reses Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar di Kantor Desa Togid, Kamis (05/08/2021) pagi.

Bacaan Lainnya

Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih untuk memasak dan minum sehari hari, warga biasanya harus membeli.

Sedangkan untuk mandi dan cuci, mereka memanfaatkan aliran air irigasi pertanian yang ada di dusun tersebut.

“Jaringan air bersih di dusun ini rusak akibat longsor. Makanya warga di dusun ini sekarang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Sangadi (Kepala Desa) Togid, Adi Makalunsenge.

Menurutnya, warga sudah mencoba menggali sumur bor namun kondisi airnya keruh dan berbau. “Tidak layak dikonsumsi,” sambungnya.

Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar pada reses tersebut meninjau langsung lokasi pemukiman warga yang mengeluhkan kesulitan air bersih.

Selain air bersih, warga juga meminta pembangunan drainase dan perbaikan tanggul sungai di desa itu.

Saat musim penghujan, beberapa titik pemukiman kerap terendam air akibat belum adanya drainase dan rusaknya tanggul.

“Untuk air bersih, Cipta Karya akan langsung turun langsung besok (Jumat 6 Agustus 2021). Kondisinya memang sudah mendesak sehingga perlu penangana cepat dari dinas terkait,” ujar Fuad Landjar.

Dia juga menjelaskan, semua aspirasi yang disampaikan warga saat reses di masa persidangan kedua tahun 2021 yang digelarnya di Desa Togid, akan diperjuangkannya di DPRD. “Ini bahan yang akan saya perjuangkan,” pungkasnya.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait