Boltim, aksaranews.com — Hujan deras di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Selasa (29/4/2025) malam, memicu banjir bandang di Desa Togid.
Kejadian ini berdampak langsung pada 198 kepala keluarga (KK) atau sekitar 325 jiwa, dengan 71 rumah terendam banjir dan 8 di antaranya rusak berat.
Bencana terjadi sekitar pukul 16.20 WITA hingga 19.00 WITA. Air yang tiba-tiba meluap berasal dari hulu dan membawa material lumpur yang memperparah kerusakan di permukiman warga.
Selain merusak rumah, banjir juga menggenangi satu rumah ibadah, yakni masjid di desa tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltim langsung merespons dengan mengaktifkan koordinasi lintas sektor dan melakukan kaji cepat di lapangan.
Pemerintah Boltim langsung turun ke lokasi untuk mendata jumlah terdampak dan memetakan kebutuhan mendesak.
Hingga pukul 22.00 WITA malam hari, air belum sepenuhnya surut dari rumah-rumah warga.
Tim darurat masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian dan korban terdampak secara lebih akurat.
Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi makanan siap saji, air mineral, selimut, bantal, tikar, peralatan dapur, serta alat kebersihan seperti sekop, cangkul, alkon, dan gerobak.
Pemerintah Boltim dengan cepat mengumpulkan paket kebutuhan dasar keluarga yang dibutuhkan oleh para korban banjir.













