Jeneponto Fokus Berdayakan Perempuan untuk Tekan Angka Kemiskinan

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, S.H., dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, Ketua Bappeda Alfian Affandi Syam

Jeneponto, aksaranews.com Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Ruang Rapat Tamarunang, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya menyusun strategi konkret menurunkan angka kemiskinan di daerah tersebut.

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, S.H., dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, Ketua Bappeda Alfian Affandi Syam, serta sejumlah pejabat lintas sektor.

Dalam pemaparannya, Ketua Bappeda Alfian Affandi Syam memaparkan data yang memperlihatkan tantangan besar yang harus dihadapi.

Sebanyak 75 persen istri dalam keluarga miskin di Jeneponto diketahui tidak memiliki pendapatan mandiri yang dapat menopang ekonomi keluarga.

Temuan ini menegaskan masih rendahnya pemberdayaan ekonomi perempuan di daerah tersebut.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Islam Iskandar menekankan pentingnya keterlibatan aktif TP PKK dalam program penanggulangan kemiskinan.

Ia mengajak TP PKK untuk fokus memberdayakan perempuan melalui pelatihan keterampilan yang aplikatif.

“Saya berharap Ketua TP PKK bisa menggerakkan pelatihan-pelatihan bagi ibu-ibu rumah tangga, terutama di bidang kerajinan tangan, agar mereka dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Islam Iskandar dalam sambutannya.

Arahan tersebut langsung disambut positif oleh Ketua TP PKK Jeneponto, Hj. Salmawati Paris. Ia berkomitmen untuk segera merancang program-program pemberdayaan keterampilan yang tepat sasaran.

“Kami akan segera menyusun program pelatihan keterampilan bagi para ibu rumah tangga, mulai dari kerajinan hingga wirausaha kecil, agar mereka dapat berdaya dan mendukung kesejahteraan keluarga,” katanya.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan ekonomi di tingkat rumah tangga, sekaligus menciptakan kemandirian perempuan dalam keluarga miskin.

Rapat koordinasi ini menandai sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan instansi terkait lainnya dalam membangun pondasi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan.

Diharapkan langkah konkret ini dapat berkelanjutan dan menjadi model penanggulangan kemiskinan yang efektif di Jeneponto.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"