Boltim, aksaranews.com — Puluhan Kepala Desa di Kabupaten Bolaang mongondow timur (Boltim) akan melancong ke sejumlah tempat wisata Lembang, Kota Bandung, Jawa Barat.
Keberangkatan 34 Kepala Desa (Sangadi) ini bukan bermaksud untuk bertamasyah, melainkan studi komparasi atau studi tiru dari beberapa potensi yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Boltim, Hendra Tangel, SH, mengatakan, keberangkatan 34 Sangadi di wilayah pegunungan Boltim ke Lembang Bandung untuk melakukan studi komparasi.
Disana mereka bisa melihat langsung terkait tata cara pengelolaan dan pengaplikasian terkait desa wisata, desa digital dan Badan Usaha Milik Desa.
“Selama ini Sangadi selalu mengikuti Bimtek dalam kelas saja, sehingga pemerintah Desa sering mengalami kesulitan dalam mengaplikasikannya ketika tidak ada contoh yang harus diikuti. Maka dari itu, kita melaksanakan studi tiru ini,” kata Hendra Tangel, Senin.
Pemilihan lokus di daerah Lembang Bandung bukan tanpa alasan. Menurut Hendra, 34 desa yang berada di wilayah pegunungan butuh referensi yang sesuai dengan tipologi wilayah mereka.
“Disana mereka bisa melihat potensi di bidang pertanian, peternakan, desa wisata hingga ada desa yang BUMDesa nya terbaik Nasional. Kemudian ada juga desa yang sudah menjalankan sistem pelayanan digital di desa,” jelas Hendra.
Usai pelaksanaan studi tiru, nantinya Hendra akan melakukan evaluasi setiap Kepala Desa terkait hasil studi tiru yang telah dilakukan.
Adapun Kepala Desa di bagian pesisir Kabupaten Boltim rencananya akan melakukan studi tiru di wilayah dengan tipologi bahari seperti di Lombok Nusa Tenggara Barat.
“Rencanannya untuk keberangkatan akan dibagi jadwalnya, untuk 34 desa wilayah pegunungan berangkat pada tanggal 10 Agustus menuju Bandung, kalau 45 desa wilayah pesisir akan berangkat setelah perayaan 17 agustus,” pungkasnya.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi













