Boltim  

Progres pembangunan jalan Tutuyan-Inalom di Boltim terus dipacu pengerjaannya

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Penataan Ruang Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPRPRKPP) Kabupaten Boltim, Harris Sumanta, ST., mengatakan peningkatan jalan Tutuyan-Inalom direncanakan selesai akhir tahun ini.

Boltim, aksaranews.com —  Proyek pembangunan jalan Tutuyan-Inalom yang berada di pusat ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus dipacu pengerjaannya. Progres saat ini telah mencapai lebih dari 80%.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Penataan Ruang Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPRPRKPP) Kabupaten Boltim, Harris Sumanta, ST., mengatakan peningkatan jalan Tutuyan-Inalom direncanakan selesai akhir tahun ini.

Kata dia, meski sudah melewati masa kontrak pada akhir bulan oktober 2022 lalu, Pihaknya optimis bahwa pekerjaan proyek yang memakan biaya Rp9 Miliar lebih ini akan selesai sesuai kontrak.

“Harus tuntas sesuai kontrak, agar bisa langsung digunakan tahun depan jalur tersebut,” ujar Harris Sumanta, kepada jurnalis aksaranews.com, Senin 19 Desember 2022, sore.

Harris pun menjelaskan, atas keterlambatan yang dilakukan pihak kontraktor, pihaknya masih memberikan kesempatan pertama untuk menyelesaikan pengerjaan jalan tersebut dengan maksimal 50 hari kerja kalender.

“Mereka sudah dikenakkan denda satu per seribu, jadi sekitar Rp9,2 juta per hari dendanya,” beber Sumanta.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, PUPRPRKPP Boltim, Julkifli Mokoagow, ST., menambahkan saat ini pihak kontraktor sudah dalam proses pengaspalan dengan jenis AC-BC atau Asphalt Concrete-Binder Course yang memiliki ketebalan 5 cm.

Ia menjelaskan beberapa kendala yang dialami pihak kontraktor sehingga mengalami keterlambatan dalam proses pengerjaan jalan Tutuyan-Inalom tersebut.

“Kita juga tidak mau putus kontrak, karena ini anggaran dari pusat. Mereka juga hampir dua bulan tidak bekerja karena terkendala pembayaran ganti rugi pohon kelapa, yang ada di lahan tersebut,” ungkap Julkifli Mokoagow.

Pihaknya pun akan terus melakukan pengecekan di lapangan. Hal ini dilakukan agar jalan tersebut bisa digunakan secara fungsional. Apalagi beberapa kantor vertikal sangat membutuhkan akses jalan tersebut.

“Harapannya semoga bisa selesai akhir tahun ini sesuai kontrak. Supaya masyarakat bisa menikmati fasilitas umum ini,” pungkasnya.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"