Pilsang di Boltim terancam tertunda menyusul ketidaksiapan anggaran

Pilsang Serentak di Kabupaten Boltim (Ilustrasi aksaranews.com)

Boltim, aksaranews.com Pelaksanaan Pemilihan Sangadi/Kepala Desa (Pilsang) serentak di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2023 terancam ditunda.

Pasalnya tahapan Pilsang yang sudah direncanakan pada awal tahun 2023 ini dilaksanakan, diketahui masih akan bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Boltim, Hendra Tangel, SH., mengatakan rencana pilsang di 64 Desa sudah direncanakan jauh hari, namun pihaknya masih menunggu kesiapan anggaran.

“Tahapan pilsang tetap jalan. Namun kepastian pelaksanaan pemilihan apakah dilaksanakan tahun ini, tentunya kita tinggal menunggu kesiapan anggaran,” kata Hendra Tangel dikutip divanews.com, Sabtu 14 Januari 2023.

Namun begitu kata Hendra, besar kemungkinan pemilihan serentak Sangadi/Kepala Desa se-Kabupaten Boltim berpotensi ditunda hingga tahun 2025. Hal ini jika kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan.

“Alasannya karena pemerintah pusat hingga daerah saat ini masih memfokuskan anggaran untuk penanganan ancaman krisis global. Jadi untuk kepastian Pilsang tergantung kondisi anggaran,” bebernya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim, DR. Ir. Sonny Warokka, Ph.D., menjelaskan, regulasi tentang pengelolaan keuangan sewaktu-waktu bisa saja terjadi perubahan.

“Hal ini dikarenakan keadaan ekonomi nasional tengah menghadapi ancaman krisis global, sehingga kondisi tersebut dapat berimbas pada pergeseran anggaran di daerah,” jelasnya.

Adapun saat ini, sebanyak 64 Desa dijabat oleh penjabat Sangadi yang diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Boltim. ***

Penulis/Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"