Penuhi undangan ISJAI di Manado, Pemda Boltim promosikan potensi wisata dan budaya Daerah

Foto bersama Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Gubernur, Steven Kandow serta para pegiat, peneliti dan akademisi Unsrat saat pelaksanaan kegiatan ISJAI di Auditorium Unsrat. (Foto: Kominfo Boltim)

Boltim, aksaranews.com — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diundang khusus oleh panitia pelaksana kegiatan yang bertajuk Internasional Symposium of Jurnal Antropologi Indonesia (ISJAI) yang dilaksanakan di auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (02/08/2022).

Demikian seperti yang terangkan oleh Bupati Boltim, melalui Kepala Dinas Pariwisata, Eko Rujadi Marsidi, SKM, MM, bahwa keikutsertaan Pemda Boltim dalam kegiatan pameran tersebut adalah untuk mengambil bagian dan berpartisipasi termasuk mempromosikan potensi pariwisata Boltim secara luas.

“Boltim diundang secara khusus oleh panitia. Iven ini adalah kesempatan kita untuk mengenalkan potensi pariwisata, budaya Boltim kepada pemerhati, pegiat pariwisata dan peneliti dari luar negeri,” terang Eko.

Berdasarkan informasi yang diterima jurnalis aksaranews.com, kegiatan yang turut dihadiri Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto dan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs. Steven Kandow ini, dipromotori oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) dan Unsrat Manado.

Kehadiran Bupati Sachrul di depan auditorium Unsrat, disambut panitia dengan tarian budaya Kabasaran. Tak hanya itu, hingga kepulangannya bersama-sama Wagub, Steven Kandow pun, turut diantar oleh panitia dan akademisi Unsrat dengan iringan tarian budaya Kabasaran.

Pelaksanaan kegiatan ISJAI ini, menurut penuturan sumber, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis jurnal ilmiah yang berkaitan dengan beberapa aspek termasuk budaya agar bisa menggagas alternatif solusi melalui pendekatan antropologi.

Adapun peserta yang hadir dalam pelaksanaan kegiatan ISJAI tersebut, berasal dari dalam dan luar negeri, termasuk 16 perguruan tinggi dari luar negeri, lembaga riset, akademisi dan praktisi. (***)

Penulis: Riswan | Editor: Redaksi

 

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"