Boltim, aksaranews.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaporkan dua akun media sosial ke Polres Boltim.
Kedua akun medsos yang dilaporkan yakni akun Yotube Mahakarya Cendana dan akun Tiktok Jatim070881, atas dugaan menyebarkan berita bohong (hoaks) tentang kondisi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri meninggal dunia.
Laporan resmi DPC PDIP Boltim ini diterima langsung oleh Wakapolres Kompol Hadisiswoyo Gobel dan Kasat Reskrim AKP Syahroni Rasyid, pada Senin (20/09/2021).
Ketua DPC PDIP Boltim Medy Lensun ST mengatakan, berita bohong perlu ditindak karena meresahkan masyarakat, apalagi kabar hoaks ditujukan kepada presiden kelima republik Indonesia.
“Berita bohong ini telah meresahkan masyarakat, khususnya kader, anggota dan simpatisan PDIP. Sehingga hari ini kami melaporkan akun-akun yang menyebarkan berita bohong soal kondisi Ketum PDIP yang juga Presiden RI kelima, Ibu Megawati Soekarno Putri,” ujar Medy Lensun.
Medy yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Boltim ini berharap, Polri secara cepat dan tuntas menangani permasalahan tersebut.
“Perbuatan ini (dugaan menyebar berita bohong) perlu ditindaklanjuti secara hukum agar tidak menjadi preseden buruk di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial bahwa Ketum PDIP Megawati telah meninggal dunia. Kedua akun tadi diduga sebagai pelaku penyebar kabar hoaks tersebut.
Adapun kondisi Ketum PDIP Megawati, dikabarkan dalam kondisi sehat.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi













