Patahkan Isu Perpecahan, Sehan: Menjadi Politisi Terbaik, Harus Mampu Menangkap Angin Menggunakan Keranjang

Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulut, Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar. (Foto Istimewa)

Manado, Aksaranews.com – Isu perpecahan lewat salah satu penyedia layanan media sosial menerpa pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Paruntu – Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) pada, Selasa (17/11/2020).

Lebih-lebih lagi isu ini beredar sesaat sebelum debat publik jilid III yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut. Tak pelak, hal ini menimbulkan tanda tanya dikalangan masyarakat bahkan pendukung dan simpatisan CEP-SSL.

Adapun isu yang tersebar jelang debat lewat sebuah pesan di layanan media sosial, calon wakil gubernur Sehan S Landjar, menyatakan mudur dari segala kegiatan terkait kampanye pencalonan dirinya. Hal ini sempat membuat para pendukung bertanya, bahkan kecewa,

“Butul jo ini pesan? (Benarkah pesan ini),” tanya Berti, salah satu pendukung setia Pasangan Cagub dan Cawagub CEP-SSL.

Senada dengan itu, Ongki yang juga menetapkan pilihannya untuk mendukung pasangan paripurna ini, mengungkapkan kekecewaannya atas isu yang tersebar, dimana Cagub Sehan Landjar menyatakan mundur dari segala kegiatan kampanye.

“Sia-sia ini perjuangan kalau Sehan mundur (Percuma perjuangan ini jika Sehan mundur), pungkas Ongki.

Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar. Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulut Nomor urut 1. (Foto Istimewa)

Seperti tak ingin berlarut-larut membuat pendukungnya kecewa, tepat pukul 19.00 Wita, dengan memakai setelan jas warna unggu, Sehan tiba di Kawanua Convention Hall, tempat diselenggarakan debat publik jilid III pasangan Cagub dan Cawagub Sulut.

Kedatangan Sehan tersebut, menjawab sejumlah tanya dan kekecewaan pendukungnya sekaligus mematahkan isu yang beredar seharian penuh dan terlanjur di “Goreng” sana sini oleh para pendukung paslon lain.

Ditemui usai debat, Sehan mengungkapkan, dalam politik, semua bisa terjadi dan seorang Politisi harus mampu dan sering menampilkan sesuatu yang terasa tapi tidak terlihat.

“Seorang politisi harus mampu memancing ikan tanpa kail dan umpan. Dan menjadi politisi terbaik harus mampu menangkap angin menggunakan keranjang,” ungkap Bupati dua periode sekaligus Ketua DPW PAN Sulut ini dengan senyum khasnya.

Peliput: Charly | Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"