Boltim, aksaranews.com — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tensi politik di kalangan organisasi kepemudaan mulai meningkat.
Sejumlah figur mulai bermunculan sebagai calon ketua dalam perhelatan penting tersebut.
Musda KNPI Boltim dinilai sebagai momentum strategis bagi pemuda untuk saling menguji visi dan gagasan.
Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Boltim, Randi Manangin, menyampaikan bahwa Musda tidak sekadar soal perebutan kursi kepemimpinan, melainkan juga ajang menguji komitmen dan ide besar calon terhadap masa depan organisasi.
“Momentum ini sangat baik untuk adu gagasan, sehingga siapa saja yang terpilih nanti benar-benar punya visi dan misi yang bisa dipertanggungjawabkan, ketika terpilih menjadi Ketua KNPI Boltim,” ujar Randi kepada media, Jumat (16/5/2025).
Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti KNPI harus menampilkan standar tinggi, baik dalam hal moralitas, program, maupun representasi terhadap kebutuhan generasi muda di Boltim.
Randi menegaskan, sebagai bagian dari warga Persyarikatan Muhammadiyah, dirinya dan PDPM Boltim turut bertanggung jawab atas kemajuan KNPI di daerah.
“Kita sebagai warga Persyarikatan Muhammadiyah punya tanggung jawab yang sama dalam rangka kemajuan organisasi ini,” tegasnya.
Ketika ditanya siapa figur yang akan didorong oleh PDPM Boltim dalam Musda mendatang, Randi memilih irit bicara. Ia hanya memastikan bahwa pihaknya telah memiliki calon internal yang siap bersaing.
“Tentu sudah ada. Yang pasti, semua pemuda Boltim yang maju kedepannya ini adalah yang terbaik,” ucapnya singkat.
Sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) lainnya juga mulai menyatakan sikap dan bersiap ambil bagian dalam Musda KNPI Boltim.
Agenda ini diyakini akan menjadi salah satu dinamika pemuda paling menarik sepanjang tahun 2025 di wilayah Bolaang Mongondow Raya.













