Boltim, aksaranews.com — Setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Ungkapan peribahasa ini pantas disematkan kepada guru yang satu ini.
Adalah Yashinta Mokalu, S.Pd., Kepala Sekolah di SD Negeri 1 Motongkad. Yashinta sudah lima tahun memimpin sekolah tersebut sejak tahun 2016.
Tibalah dia dipindahtugaskan sebagai guru bantu di SD N 2 Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Yashinta diberi ruang berpamitan dengan para guru, siswa dan orang tua siswa di acara pisah sambut Kepala SD Negeri 1 Motongkad pada kamis 20 Januari 2022.

Acara itu pun berlangsung emosional. Yashinta, para guru dan siswa banjir air mana selama acara pisah sambut itu berlangsung.
Suasana mengharukan itu terjadi dikarenakan Yashinta merupakan sosok pemimpin dan guru yang dicintai siswanya di sekolah tersebut.
Selama hampir 10 tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar, dan 5 tahun sebagai Kepala Sekolah, kini tiba masanya bagi Yashinta mengucapkan selamat tinggal kepada warga SD N 1 Motongkad.

Tangisan pun pecah saat Yashinta izin pamit karena harus pindah tugas. Para siswa ini menangis karena enggan untuk berpisah dengan mantan kepala sekolahnya.
Mereka bahkan mengunci pagar agar supaya sang guru tak beranjak dari sekolahnya.
Video perpisahan yang viral di sosial media menunjukkan ekspresi Yashinta yang juga tak kuasa menahan air mata karena begitu mengharukan dan menyentuh hati melihat siswa yang sudah seperti anaknya sendiri.
Yashinta merupakan alumnus jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Manado (Unima) ini harus meyakinkan anak-anak didiknya bahwa dia akan selalu mengunjungi mereka.
“Saya harus melaksanakan tugas di SDN 2 Togid. Sejak 13 Desembed 2021 saya sudah pindah di sekolah itu tapi acara pisah sambut Kepsek SDN 1 Motongkad baru digelar kemarin (20/1/2022),” kata Yashinta kepada wartawan.
Guru berparas ayu ini berharap, para siswanya tetap semangat belajar dan patuh pada guru-guru meski dirinya tak lagi menjadi tenaga pendidik di sekolah itu.
“Ini semua demi tugas dan tanggungjawab saya sebagai guru ASN. Saya selalu mengenang seluruh siswa dan guru di SDN 1 Motongkad. Semoga kedepan anak-anak kita di sekolah itu bisa sukses,” tambahnya.
Sekedar informasi, Yashinta digantikan oleh Irma Manoppo sebagai Kepala SDN 1 Motongkad.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi













