Matius Mandiangan raih emas di PON XX Papua, pilih bela daerah Anies Baswedan ketimbang asalnya Sulut

Wahyu Matius Mandiangan saat meraih emas di PON XX Papua (foto: istimewa)

Boltim, aksaranews.com Matius Wahyu Mandiangan salah satu atlit berprestasi asal Sulawesi Utara (Sulut) meraih medali emas pada ajang PON XX Papua 2021.

Matius Wahyu berhasil menyumbangkan medali emas di cabang olahraga tinju di kelas 56-60 kilogram.

Namun prestasi Matius bukan untuk Sulut, melainkan ia mengharumkan nama DKI Jakarta untuk pesta olahraga nasional ini.

Sebelum berprestasi, Matius Wahyu Mandiangan bercerita kepada media ini mengapa dirinya mengharumkan daerah yang dipimpin Anies Baswedan, ketimbang tempat kelahirannya di Sulut.

“Mewakili Jakarta karena faktor perhatian khusus dari daerah DKI. Beda di Sulut, sejak saya berprestasi di Manado, Pemerintah tak lagi perhatian setelah atlit mendapat medali,” ucap Matius Wahyu.

Hal ini pun membuat Matius Wahyu pindah ke Jakarta pada tahun 2013 silam. Ia memilih bertarung di pusat Ibu Kota Indonesia untuk mengejar karir.

“Ini sebenarnya Emas pon ke dua saya, dulu 2012 masi bawa Sulut,” beber Matius Mandiangan.

Namun begitu ia menyebut, harusnya Atlit bukan hanya dipakai saat ada ajang atau even olahraga, akan tetapi perlu ada pembinaan, baik fisik maupun makanan tetap harus diperhatikan.

“Atlit perlu dijaga, mulai makanannya, latihan khusus, nah di Manado susah. Makanya saya ambil keputusan pindah ke Jakarta karena memadai. Karena atlit juga sperti kerja punya gaji juga dan diperhatikan,” cerita Matius Wahyu melalui sambungan telepon whatsApp, Jumat (15/10/2021).

Pria pemilik nama lengkap Wahyu Matius Mandiangan yang lahir di Desa Motongkad 9 Maret 1991 ini meski telah sukses melahirkan prestasi bagi DKI Jakarta, tak pernah lupa akan kampung kelahirannya di Desa Motongkad.

Dia berencana ‘pulang kampung’ pada November 2021.
Dia ingin mengunjungi keluarganya di Desa Motongkad Selatan.

Wahyu pun sempat pulang kampung pada Januari 2021 saat sang ayah meninggal dunia. Adapun ibu Wahyu telah lebih dulu berpulang saat dia baru berusia satu tahun.

“Iya, (saya) yatim piatu,” ungkap Wahyu menambahkan kedatangannya nanti ingin menemui empat saudaranya yang berada di Motongkad Selatan.

Adapun raihan emas yang diperoleh DKI Jakarta di ajang PON XX Papua sebanyak 105 emas, 91 Perak, perunggu 96, sehingga perolehan sementara hingga Jumat 15 Oktober 2021 sebanyak 292 medali.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"