Manado, aksaranews.com – Hujan yang mengguyur Kota Manado dan sekitarnya sejak, Jumat 22 Januari 2021 kemarin membuat beberapa wilayah terendam banjir, hal ini pun membuat warga yang terdampak kekurangan pasokan makanan.
Dari pantauan media aksaranews.com, banjir sudah melanda hampir di seluruh wilayah kota Manado yang tersebar di 11 kecamatan.
Penyebabnya luapan daerah aliran sungai (DAS) Tondano dan buruknya drainase yang ada di kota ini.
Beberapa wilayah seperti, kelurahan Pakowa, kelurahan Tingkulu, Taas, Karombasan Selatan dan Paal 4 juga terjadi tanah longsor.
Banyak warga yang masih terjebak banjir di rumah masing-masing, baik anak-anak, maupun orang tua lanjut usia.
Dalam beberapa postingan-postingan di sosial media, warga terdampak banyak mengunggah foto-foto dan video, situasi yang sedang terjadi, bahkan yang lebih parah lagi banyak di antara mereka yang meminta pertolongan, karena terjebak banjir.
Steven, salah satu warga saat ditanyai wartawan aksaranews.com mengatakan, banyak masyarakat yang keluar ke jalan-jalan protokol untuk meminta pertolongan karena kekurangan pasokan makanan.
Menurutnya, situasi ini sangat memprihatinkan karena banyak warga yang kelaparan, disebabkan pasokan bahan makanan yang dimiliki warga yang terdampak sudah terendam banjir bahkan hanyut terbawa air.
“Ketika kami keluar rumah mencari bahan bakar untuk genset, terdapat banyak masyarakat di jalan raya meminta pertolongan berupa makanan. Situasi ini sangat memprihatinkan, karena pasokan bahan makanan warga yang terdampak, sudah terendam banjir bahkan hanyut,” ucap Steven.
Terkait hal ini, ketika dihubungi lewat telepon seluler, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Manado, Donal Sondakh, belum bisa memberikan keterangan karena masih berada dilokasi bencana untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
“Maaf, saya saat ini masih berada di lokasi bencana dalam rangka mengevakuasi warga yang terjebak banjir,” singkat Donal Sondakh kepada aksaranews.com, Sabtu (22/01/2021).
Hingga berita ini diturunkan, dapat dilaporkan bencana ini sudah memakan 3 korban jiwa dan 1 lainya hilang. Proses evakuasi warga masih terus berlangsung.
Peliput: Charly | Editor: Redaksi













