Boltim, aksaranews.com — Banjir merendam sejumlah desa di Ibu Kota Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Rabu (22/03/2023) siang. Banjir tersebut mengakibatban luapan sungai setelah hujan lebat hingga sore.
Beberapa Desa yang terdampak adalah Desa Tombolikat Selatan dan Desa Togid, Kecamatan Tutuyan. Di wilayah ini, luapan air sungai sempat masuk ke dalam rumah warga.
Menurut warga Tombolikat Selatan, air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 13.00 siang. Wilayah tersebut merupakan daerah yang rutin terkena banjir.
Warga tersebut meminta Pemerintah Daerah maupun Provinsi untuk segera menanggul sungai, agar masyarakat bisa tenang tidak terdampak banjir akibat luapan sungai.
“Saya dan masyarakat meminta Pemerintah setempat agar bisa memperhatikan bencana banjir yang terjadi ini, Karena kami masyarakat Tombolikat sudah berkali-kali terkena dampak banjir,” keluh Nasir Bonde.
Sementara Desa Togid, wilayah yang paling parah terkena dampak banjir ini mengakibatkan tanggul di desa tersebut jebol dan merendam ratusan rumah.
“Banjir di Desa Togid merendam 108 rumah warga di 3 dusun,” sebut sumber media ini.
Meski air berangsur-angsur mulai surut, namun ditaksir kerugian yang dialami kedua desa tersebut hingga puluhan juta rupiah.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boltim, Elvis Siagian, mengaku telah menurunkan tim di lokasi banjir.
Ia menyebut telah berkoordinasi dengan instansi teknis terkait penanganan sementara. Selain itu juga pihak balai sungai telah dihubunginya untuk penanganan lebih lanjut.
Pewarta/Editor: Redaksi













