Kontribusi Nyata JRBM Majukan Ekonomi Desa Bakan

Tambang Bakan di Bolmong dorong ekonomi warga, buka lapangan kerja, dan kembangkan usaha lokal secara signifikan.

Bolmong, aksaranews.com — Aktivitas Tambang Bakan di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tambang yang dikelola PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi desa dalam beberapa tahun terakhir.

Operasional tambang tersebut mencakup dua blok, yakni Bakan dan Lanut, dengan luas area sekitar 38.150 hektare dan berstatus Kontrak Karya generasi ke-6 hingga 2034.

Sejak mulai berproduksi pada Desember 2013, Tambang Bakan terus berkontribusi pada sektor industri sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan kapasitas heap leach sekitar 6,5 juta ton bijih emas per tahun, aktivitas ini turut menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga.

Hingga akhir 2022, total bijih yang telah ditambang dan diproses mencapai 37,3 juta ton dengan kadar emas rata-rata 0,88 gram per ton.

Produksi emas tahunan tercatat berkisar antara 60.000 hingga 126.000 ons, dengan total produksi kumulatif mencapai 768.000 ons.

Dampak ekonomi juga terlihat dari berkembangnya usaha kecil, jasa transportasi, dan perdagangan di sekitar kawasan tambang.

Peningkatan mobilitas dan kebutuhan di wilayah tersebut mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung.

Selain itu, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan JRBM turut menyasar pembangunan infrastruktur desa, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu warga Desa Bakan, Kisman Mokoagow, mengaku merasakan langsung manfaat dari kehadiran tambang.

“Sejak adanya tambang, ekonomi masyarakat di sini lebih hidup. Banyak warga yang mendapat pekerjaan dan peluang usaha juga semakin terbuka,” ujarnya.

Pada akhir 2022, Tambang Bakan memiliki cadangan emas sebesar 535.000 ons berdasarkan standar KCMI dan JORC.

Sementara itu, sumber daya mineral diperkirakan mencapai sekitar 1 juta ons emas dalam berbagai kategori.

Dengan potensi tersebut, operasional tambang diproyeksikan masih akan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah desa dan masyarakat berharap kegiatan pertambangan tetap berjalan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar Tambang Bakan terus menjadi pilar pembangunan di Desa Bakan.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"