Boltim, aksaranews.com — Salah satu ruangan kantor inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, Selasa (28/11/2023) malam, dilalap si jago merah atau kebakaran.
Api melalap satu ruang, namun begitu petugas kebakaran datang ke TKP dan berhasil memadamkan api atau tidak merambat ke ruangan lain.

Kepala Inspektorat Daerah Boltim, Ade Herly Mokoginta, mengatakan, satu ruangan yang terbakar berisi berkas-berkas monitoring dan evaluasi di pemerintah desa dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Arsip-arsip LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) yang berada di ruangan ini hampir habis terbakar. Menyisakan beberapa berkas saja yang bisa di selamatkan,” kata Ade Herly dikutip dari timurexpress.co, Rabu, pagi.

Beruntungnya, Api belum menyebar ke seluruh ruangan. Ade Herly menyebut, setiap ruangan berisi berkas-berkas penting hasil pemeriksaan.
Dia berharap, kebakaran di kantor inspektorat Boltim murni kecelakaan, bukan disengaja dan akan diserahkan ke pihak yang berwajib
“Berkas-berkas LHP terbagi di beberapa ruangan sesuai tim yang memeriksa. Namun kita tetap akan melalui proses. Kita serahkan ke pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kebakaran ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Boltim, AKP Denny Tampenawas, saat dikonformasi media ini mengatakan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan memasang garis polisi.
“Sudah dalam proses penanganan, dari pihak Kepolisian sudah melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan juga sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata AKP Denny.
Saat ditanya wartawan terkait dugaan sementara ada indikasi kantor inspektorat Boltim sengaja di bakar, AKP Denny mengatakan saat ini belum bisa menentukan penyebab kejadian kebakaran dan menunggu hasil pemeriksaan aparat kepolisian.
“Masih dalam penyelidikan,” singkat Kasat Reskrim melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu.













