Jumlah DPB berkurang, KPU Boltim coret 20 pemilih TMS

  • Whatsapp

Boltim, aksaranews.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) merilis hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Kamis (02/09/2021) sore.

Dari hasil rapat koordinasi (Rakor) bersama Bawaslu Boltim dan Partai Politik, KPU Boltim mencoret sedikitnya 20 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Bacaan Lainnya

Ketua Divisi Data KPU Boltim Adchilny Abukasim mengatakan, jumlah pemilih TMS yang meninggal sebanyak 20 orang tidak terlalu mempengaruhi atas perubahan DPB.

“Karena data TMS yang masuk cuma beberapa jadi tidak terlalu. desa kan belum masuk semua. Jadi mungkin nanti kami akan masukan ke dalam rekapitulasi selanjutnya,” ucap Komisioner Adchilny Abukasim.

Ia pun membeberkan selama pemutakhiran data sempat menemui kendala di lapangan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Kendala karena masih suasana Covid-19 sehingga kami tidak ada leluasa dalam pemutakhiran dan masalah anggaran,” sebutnya.

Namun begitu Adchilny menambahlan, untuk meminimalisir anggaran dan masih suasana pandemi Covid-19, maka KPU Boltim terus berkoordinasi dengan 81 Desa.

“Metodenya kami sudah menyurat ke 81 Desa di Boltim untuk memberikan data TMS yang meninggal, masyarakat yang pindah domisili, masyarakat yang nantinya genap 17 tahun, agar tiap bulannya ada progres,” tambahnya.

Rekapitulasi PDPB KPU Boltim Agustus 2021 (Infografis: KPUD Boltim)

Sementara itu Ketua KPU Boltim Jamal Rahman menambahkan, pelaksanan rakor PDPB dilakukan dalam jaringan (Daring) meski Boltim yang saat ini sudah masuk dalam zona resiko rendah, yang sebelumnya zona merah.

“Kegiatan tadi dilaksanakan dalam jaringan bersama partai politik. Sedangkan luring bersama Bawaslu Boltim,” tambah Jamal.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait