Jangan Salah Kaprah, Ini Maksud Program 1 Rumah 1 Sarjana Bagi Ama-UKP

Visi Misi AMA - UKP (AKSARA Foto)
Amalia Ramadhan Landjar saat melakukan orasi di Desa Bongkudai Baru, Kecamatan Mooat (AKSARA Foto)

Boltim, AksaraNews.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bolaang mongondow timur (Boltim) Amalia Ramadhan Landjar (Ama) dan Uyun Kunaefi Pangalima (UKP), menyampaikan kepada publik untuk tidak salah kaprah atas program yang ditawarkan pihaknya.

Program unggulan dari pasangan nomor urut satu ini, mengenai 1 rumah 1 sarjana merupakan kepedulian paslon atas dunia pendidikan yang ada di kabupaten Boltim.

Amalia mengatakan, masyarakat jangan langsung menelan mentah-mentah setiap program yang disuguhkan para paslon, apalagi mendengar dari orang lain yang bukan merupakan programnya, melainkan mendengar langsung dan memahami maksud dari suatu program yang ditawarkan.

Bagaimana maksud 1 rumah 1 sarjana menurut Paslon Ama – UKP ?

Calon bupati Amalia Ramadhan Landjar yang tengah menyelesaikan studi pasca sarjana hukum kesehatan masyarakat di Universitas Indonesia Jakarta ini mengungkapkan, ada yang gagal paham dengan program paslon AMA-UKP, 1 rumah 1 sarjana. APBD Boltim yang hanya berkisar di atas Rp.600 miliar dianggap tidak masuk akal bila hanya memprioritaskan dunia pendidikan, apalagi program kampanye yang digaungkan AMA – UKP.

“Mereka bilang tidak masuk akal, program itu omong kosong. Saya bilang, itulah bedanya anak muda dengan kaum tua. Anak muda selalu berpikir progresif, tidak terkungkung dengan hal-hal mainstream. Program kami adalah pemberdayaan rakyat, terfokus di dunia pendidikan. Karena untuk mengeluarkan anggaran besar di APBD untuk pendidikan, adalah sangat-sangat logis dan masuk akal. Mereka saja yang tidak punya konsep out of the box,” tegas Amalia dalam orasi politiknya baru-baru ini.

Terkait APBD, Amalia dan wakilnya Uyun, sudah melakukan diskusi dengan sejumlah pakar keuangan dan perencanaan. APBD Boltim menurut dia, sangat mampu membiayai program 1 rumah 1 sarjana. Begitu juga dengan program prioritas lainnya, seperti gratis Paket A,B, dan C untuk masyarakat yang belum punya ijazah, bantuan JOS (Jaga Orang Sakit), termasuk melanjutkan program pemerintahan sebelumnya seperti pengadaan kintal gratis, jaminan hari tua, dan lain sebagainya.

“APBD Boltim sangat siap untuk membiayai program AMA – UKP jika nanti terpilih. Mungkin bagi mereka yang ngomong tidak masuk akal, karena mereka berpikir proyek infratsruktur saja yang akan mereka adakan. Jangan-jangan cuma mikir fee proyek. Kalo AMA-UKP tidak fokus di proyek. Tetap akan ada pembangunan infrastruktur, tapi akan kita batasi sesuai kebutuhan daerah saja. Kalo beasiswa dan pemberdayaan lain, itu tidak ada fee. Langsung pencairannya ke masyarakat, jadi tidak berpikir dapat keuntungan lagi,” ujar Amalia.

Amalia yang merupakan ketua KNPI Kabupaten Boltim ini begitu peduli dengan pemuda dan dunia pendidikan, karena menurutnya pemuda adalah masa depan bangsa dan daerah.

Program 1 rumah 1 sarjana ini, Amalia dan Uyun tuangkan dalam  visi dan misi calon Bupati dan wakil Bupati AMA-UKP kurun waktu kepemimpinan selama lima tahun.

“Ini janji politik kami, dan akan kami tunaikan selama 5 tahun kepemimpinan. Rakyat boleh catat, dan minta turunkan kami jika tak ditunaikan. Insya Allah kami Amanah,” tutup Amalia.

Penulis: Dirta │ Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"