Boltim  

Ini tanggapan Ormas LAKI soal penindakan PETI di Simbalang oleh Polres Boltim

Hutan Lindung Simbalang (Foto: Chendry Mokoginta)
banner 120x600

Boltim, aksaranews.com – Upaya Polres Bolaang Mongondow Timur dalam melakukan penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan lindung Simbalang mendapat tanggapan dari Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI).

Ketua LAKI Boltim, Ismail Mokodompit mengatakan, operasi penindakan sekaligus penutupan terhadap kegiatan PETI di hutan lindung Simbalang sudah sering dilakukan.

Sehingga pada Senin 20 Juni 2022 kemarin, saat tim bentukan Kapolres Boltim AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya Negara, SIK., melakukan penyusuran di lokasi tersebut, tidak ditemukan lagi aktifitas penambangan.

“Patut diapresiasi langkah Polres Boltim yang melakukan penindakan aktifitas penambangan hutan lindung di Simbalang,” kata Ismail Mokodompit, kepada jurnalis aksaranews.com, Rabu (22/06/2022) sore.

Sebagai tokoh masyarakat yang menetap di Ibukota Boltim, Ismail mengetahui persis perjalanan Polres Boltim dalam melakukan penindakan penambangan ilegal dengan cara mensosialisasikan ke masyarakat dan memberikan peringatan melalui spanduk dan baliho.

“Sejauh ini Polres Boltim proaktif dalam upaya mencegah berbagai tindakan yang oleh undang-undang itu dilarang, terutama soal pengrusakan hutan lindung, namun dengan cara persuasif dan manusiawi,” tegasnya.

Disamping itu, Ismail juga mendorong Polres Boltim agar terus melakukan pengawasan di lokasi PETI, sehingga tidak ada lagi aktifitas penambangan yang dilakukan masyarakat.

“Saya akan pantau dan terus mengawasi aparat penegak hukum dalam penindakan PETI di Simbalang,” pungkasnya.

Adapun tersebar kabar bahwa aktifitas PETI di hutan lindung Simbalang masih berlangsung.

Namun dugaan tersebut tak sesuai kenyataan, karena pantauan di lokasi PETI Simbalang saat Polres Boltim menurunkan tim dan sejumlah wartawan saat penertiban tidak ditemukan ada aktifitas penambangan.

Tim yang dipimpin Kabag Ops Kompol I Ketut Mantra dan Ketua Tim IPDA Hasiberto hanya menemukan sisa-sisa barak peninggalan penambang.

Pewarta: Riswan │ Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.