Boltim, aksaranews.com — Harga eceran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, melambung hingga Rp 14.000 per liter pada Jumat (3/1/2025).
Angka ini jauh di atas harga resmi yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yakni Rp 10.000, selisih Rp 4.000 per liter.
“Di sini harga Pertalite di mesin pompa mini (Pertamini) Rp 14.000 per liter,” ungkap seorang pedagang BBM di kompleks Polsek Urban Kotabunan.
Kondisi ini membuat warga resah. Salah seorang pengendara asal Tutuyan yang hendak ke Manado mengaku terkejut dengan kenaikan BBM eceran tersebut.
“Biasanya harga eceran hanya sekitar Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per liter. Sekarang tiba-tiba jadi Rp 14 ribu,” ujarnya.
Maraknya penjual Pertamini dengan harga tinggi ini dinilai bertentangan dengan program pemerintah mengenai BBM satu harga.
Masyarakat berharap Polres Boltim dapat segera menertibkan praktik pengecer nakal yang memanfaatkan situasi.
Sebelumnya, antrean panjang sempat terjadi di SPBU Tutuyan.
Banyak kendaraan mengantre untuk membeli BBM, yang diduga untuk ditimbun dan dijual kembali dengan harga tinggi.
“Kami yang hanya membeli untuk kebutuhan harian jadi terhambat. Antreannya panjang, pakai barcode pula, sementara mobil-mobil besar antre hanya untuk menjual kembali,” keluh seorang warga.













