Manado, aksaranews.com — Berimbas dari penyampaian Ketua Pelaksana Perayaan ibadah Natal DPD Sulut Partai Gerindra atas ketidakhadiran Struktural DPC Manado dan sejumlah mengurus PAC di Manado Convention Center (27/12).
Dalam pernyataannya saat di wawancarai awak media usai kegiatan ibadah Natal Ketua Panitia Benny Parasan yang juga mewakili pengurus DPD Sulut sangat menyayangkan atas ketidakhadiran Pengurus DPC Manado beserta PAC – PAC bahkan menuding ini merupakan upaya dan indikasi memboikot kegiatan tersebut
“Tidak hadir tentu saya berpikir ada kesan jangan sampai ada boikot karena beliau (Mona Kloer) adalah Ketua DPC, sehingga ini ada langkah – langkah kedepan untuk kami juga akan laporkan kepada DPP dan DPD bahwa inilah kondisi yang terjadi saat ini.” Tegas Parasan
Atas tudingan tersebut, saat di konfirmasi Mona Kloer selaku Ketua DPC Gerindra Manado menyesali statemen dari seniornya di parlemen DPRD Manado sembari angkat bicara
“Prihatin saya, sekelas benny parasan senior saya di lembaga parlemen yg ditunjuk selaku ketua panitia bisa mengeluarkan statement tidak elok seperti ini, kurang etis sebagai sesama kader membuat pernyataan tendensius seperti ini,” sesal Kloer
Diapun menyampaikan bahwa belum sempat hadir di kegiatan tersebut karena ada pemikiran dan alasannya tersendiri yang tentunya bukan untuk memboikot kegiatan tersebut apalagi itu agenda keagamaan.
“Saya sedikitpun tidak memboikot kegiatan ini, hanya pemikiran murahan yang gampang dimakan oleh segelintir org yang kurang paham, saya tidak hadir tentu punya pendapat dan alasan saya sendiri. Tidak usah saya perjelas karena pasti akan diplintir,” tegas Kloer juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado
Sementara itu, ditempat berbeda sejumlah Kader Pengurus PAC diantaranya, Grady Lasander ( wakil ketua PAC Tuminting )
Faldy Sekoh ( Wakil Sekretaris DPC Manado ) Wengsi Kasehung ( Ketua PAC Bunaken Kepulauan ) Jusak Laleleh ( Wakil Ketua DPC Manado) Wawan Achmad ( Sek PAC Singkil) Alweynhard Rangubang ( Ketua PAC Bunaken Darat) senada menganggapi bahwa tidak ada konspirasi dengan pengurus DPC untuk tidak hadir di kegiatan tersebut apalagi memboikot program dan kegiatan partai
“Kami kader prihatin dengan kondisi yang terjadi, kenapa acara natal tidak sukses, korelasinya ke oknum ketua DPC? Kami klarifikasi bahwa tidak sama sekali ada arahan ketua DPC untuk memboikot ataupun menyuruh kami tidak hadir, undangan jelas sudah disampaikan kepada kami pengurus,” terang pengurus DPC mewakili pengurus PAC lainnya
Menurut mereka persoalan teknis dan non teknis di kegiatan partai jangan dijadikan alasan untuk saling menyalahkan sesama kader yang nantinya akan berdampak terhadap partai itu sendiri
“kalau memang undangan tidak sesuai target kenapa DPC manado jadi kambing hitam? panitia harus paham kondisi seharusnya, hitung – hitungan harus mantap, harus bisa prediksi jumlah kehadiran, harus antusias, harus persiapkan acara dengan mantap, gedung yang dipakai juga harus menyesuaikan, jangan eforia dan ekspektasi tinggi tapi nyatanya tidak mampu., akhirnya acara tidak sukses kemudian mencari kambing hitam,”pungkas mereka
Pewarta: Dimas | Editor: Redaksi













