Boltim, aksaranews.com – Curah hujan yang tinggi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memicu terjadinya longsor.
Salah satu akses penghubung antara Desa Matabulu menuju Desa Jiko Belanga Kecamatan Nuangan ambrol hingga badan jalan terputus.
Pantauan media ini, sejumlah kendaraan pun sulit melalui jalur yang longsor tersebut, sejak pagi sekira pukul 06.50 wita, Selasa (19/07/2022).
Warga setempat bersama anggota TNI berjibaku membantu sejumlah kendaraan roda dua yang melintasi jalanan tersebut agar bisa melewati jalan yang ambrol.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boltim, Elvis Siagian saat ditemui jurnalis aksaranews.com mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengetahui informasi terkait putusnya akses jalan menuju Jiko Belanga.
Sehingga itu, dirinya telah berkoordinasi dengan instansi teknis yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penanganan awal dengan memperbaiki jalan yang ambrol tersebut.
“Kami sifatnya koordinasi dengan Dinas PUPR, karena itu satu-satunya jalan dan akses masyarakat setempat. Jadi tadi dari PU sudah turun langsung ke lokasi,” kata Kepala BPBD Boltim Elvis Siagian.
Terkait status bencana alam, Elvis menyebut ambrol-nya jalan menuju Jiko Belanga belum bisa dikatakan tanggap darurat, karena hanya 1 Desa yang terisolir.
“Karena kalau mau buat tanggap darurat susah jika belum dikatakan terisolir beberapa desa, sehingga membuat tanggap darurat perlu pertimbangan,” beber Elvis.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi ambrolnya jalan tersebut dan akan berupaya membuat jembatan darurat.
“Jadi plat deker jalan yang ambrol karena pengikisan air hujan, untuk sementara kita akan memasang jembatan darurat, kita lihat besok perkembangannya, besok kita pantau lagi,” singkat Harris Sumanta.
Pewarta: Riswan │ Editor: Redaksi













