aksara news
Ikhtiar mencerdaskan informasi bergizi

Cerita rider yang terjebak di Hutan Bukaka, tak ada panitia hingga minum air sungai

Foto-foto situasi para rider yang terjebak di Hutan Bukaka, jalur yang ekstrim ini membuat para rider tak bisa lagi melanjutkan adventure jelajah Desa Bukaka (foto: Istimewa)

Boltim, aksaranews.com Event trail adventure jelajah hutan desa wisata Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Sabtu 26 Maret 2022, mengalami insiden diluar dugaan.

Ratusan peserta yang mengikuti event Dinas Pariwisata and partner Young Bogani jelajah Desa Wisata Bukaka dan Desa Buyat, terjebak di tengah hutan Desa Bukaka, Sabtu malam.

Dari data yang diterima aksaranews.com, sebanyak 240 peserta mengikuti even bertajuk wisata adventure ini, diikuti para rider dari berbagai daerah di Sulawesi Utara (Sulut) dan salah satu diantaranya ada peserta perempuan.

Hingga Sabtu, pukul 22.00 Wita malam, informasi yang diterima wartawan baru 164 rider dari 240 yang terdata kembali ke finish, sisanya masih terjebak di hutan Bukaka.

Menurut penuturan salah satu peserta asal Desa Tompaso Baru, Minahasa Selatan, Yoyo (40), rute jalur atau medan yang dilaluinya beserta para rider sangatlah sulit, rawan dan tidak wajar untuk dilalui oleh kendaraan.

Ia bersama rekannya berjumlah enam orang mulai start pukul 13.00 wita atau jam satu siang, karena datangnya terlambat, sehingga tiba di lokasi finish pukul 18.00 wita atau jam enam sore.

Yoyo menceritakan kondisi teman-teman sesama rider yang terperangkap di hutan Bukaka sangatlah butuh bantuan panitia.

Kebanyakan dari mereka juga mengeluh soal  jalan yang dilalui tidak melalui survey dengan baik hingga ketiadaan panitia di titik-titik jalur yang rawan dilalui rider.

Mereka mengetahui jalan tersebut hanya lewat tanda yang sudah ada, tapi tanda tersebut tidak menggunakan motor, hanya jalan kaki

“Seharusnya pihak panitia survey dulu jalan yang akan dilalui oleh para peserta, apakah pantas atau tidak, baru di buat even. Dan ini salah satu bentuk kelalaian dari pihak panitia,” keluhnya.

Yoyo yang sudah bertahun-tahun mengikuti event adventure seperti ini, meski sesulit apapun medan yang akan dilalui sampai finish. Tapi kali ini ia katakan dirinya bersama rekan se tim tidak finish, hanya memaksakan diri hingga sampai ke finish.

Salah satu rider perempuan yang mengikuti event tersebut Besse Anggie juga sempat terjebak di hutan Bukaka hingga pukul 20.30 wita atau setengah sembilan malam baru bisa di evakuasi.

Besse yang baru tiba usai dievakuasi kepada wartawan menyampaikan kekecewaannya terhadap panitia yang tidak berada di lokasi jalur-jalur rawan yang dilalui peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.