Boltim, aksaranews.com — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara (Sulut) sampai saat ini masih terus mengoptimalkan pendataan tenaga Non ASN di lingkungan Pemkab Boltim.
Demikian yang diterangkan oleh Kepala BKPSDM Boltim, Rezhah Mamonto, S.Kom, bahwa pendataan tersebut dimaksudkan untuk pemetaan dan mengetahui jumlah tenaga Non ASN yang ada dan bukan merupakan proses pemberkasan pengangkatan menjadi ASN.
“Pemerintah melakukan pendataan ini dalam rangka pemetaan dan perhitungan jumlah Pegawai Non ASN, yang hingga saat ini masih aktif bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah,” terang Rezhah, saat dikonfirmasi aksaranews.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (09/10/2022).
Dijelaskan Rezhah, saat ini jumlah tenaga ASN di lingkungan Pemkab Boltim yang terverifikasi administratif oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebanyak 813 pegawai. Data tersebut naik dari angka sebelumnya yakni 678 pegawai per 30 September 2022.
Menurut Rezhah, data tenaga non ASN sesuai tahapan BKN setelah dilakukan uji publik bisa saja berubah, hal ini dikarenakan data tersebut belum merupakan data final.
“Bisa berubah, karena sesuai tahapan BKN setelah dilakukan uji publik sampai dengan tanggal 8 Oktober 2022, apabila ada tenaga Non ASN yang belum terdata bisa untuk mengajukan pendataan kembali,” ujar Rezhah Mamonto
Lebih jauh ia beberkan, peluang tenaga Non ASN yang belum terdata saat ini, masih terbuka lebar untuk diusulkan kembali oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dimana tempat yang bersangkutan bekerja.
Namun begitu, pihaknya belum bisa memastikan berapa lama waktu yang diberikan mengenai pengusulan tersebut.
“Terkait hal ini, kami sementara menyurat ke BKN untuk mendapatkan perpanjangan waktu,” kata Rezhah sembari menambahkan jika, rincian 813 tenaga Non ASN akan diumumkan sekaligus karena data masih bisa berubah.
Adapun jumlah Tenaga Non ASN di Kabupaten Boltim kurang lebih 1000 pegawai. Jumlah tersebut merupakan kebutuhan tenaga yang aktif bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Boltim.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi













