Boltim, aksaranews.com – Seorang perempuan berinisial FH (36) menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri dengan disiram air panas.
FH yang berprofesi sebagai guru kotrak di Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini kemudian mengadukan suaminya AD (39) ke kantor polisi setempat atas dugaan KDRT yang dialaminya.
Kepada media ini FH mengungkapkan kronologis dan kejadian yang dialaminya pada Jumat malam, 5 November 2021.
FH mengatakan malam itu ia sempat terlibat cek-cok dengan sang suami sebelum dirinya disiram dengan air panas.
“Sekitar pukul 03.00 wita pagi pada hari Kamis Saya temukan di hp ada chat nya dengan perempuan di WA, saya bangunkan dia untuk menanyakan hal itu, tapi dia tidak bangun,” ucapnya.
Kemudian tepat pada ju’mat malam dirinya meminta suaminya untuk menghubungi perempun yang diduga menjadi selingkuhan suaminya.
“Saya minta agar menghubungi perempuan itu kalau memang dia tidak selingkuh, tapi dia tidak mau, kata dia tidak ada hubungan apa apa. Hubungan saya dengan dia hanya dicomblangi sama teman, bantah AD kepada FH,” sebutnya.
“Disitu kami mulai cek-cok hingga akhirnya saya kembali masuk dalam rumah, tapi pas saya balik belakang tiba tiba dia sirami saya dengan air panas,” ungkapnya.
Malam setelah kejadian itu FH langsung melapor ke Polsek Nuangan. Ia menyebut bahwa kejadian ini turut disaksikan oleh kedua anaknya.
“Saksi anak saya umur sembilan tahun dan enam tahun. Anak saya hampir kecipratan air panas,” bebernya, Minggu (07/11/2021).
Saat ini FH masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Manado akibat luka yang diderita. Ia berharap laporannya di Polsek Nuangan dapat ditangani serius pihak kepolisian.
Dia juga mengaku telah mengadukan kasus ini ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sulawesi Utara untuk mendapatkan pendampingan.
Sementara itu, Kapolsek Nuangan AKP Sudarsono belum memberikan pernyataan terkait penanganan kasus tersebut.
Perwira Polri tiga balak ini tak menjawab panggilan telepon serta belum membalas pertanyaaan wartawan via pesan WhatsApp wartawan guna konfirmasi laporan tersebut.
Informasi dari FH saat ini di duga pelaku masih berkeliaran dan belum ada tindak lanjut dari aparat kepolisian Polsek nuangan terkait kasus ini.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi













