ASN Boltim ini berkisah sembuh dari Covid-19

  • Whatsapp

Boltim, aksaranews.com Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang sempat dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu, akhirnya sembuh.

Setelah menjalani proses perawatan dan isolasi selama dua pekan di RSUD Kota Kotamobagu, Syafri Akbar Lamaluta ASN setda Boltim ini dinyatakan sembuh sesuai hasil pemeriksaan terakhir Covid-19.

Bacaan Lainnya

ASN Pemkab Boltim ini pun mengisahkan pengalamannya selama menjalani proses perawatan dan isolasi di RSU Pobundayan sejak awal Juli 2021.

“Saat itu saya tidak masuk kerja karena rasa nyeri di tenggorokan, batuk dan hilang indra penciuman sehingga dilakukan swab antigen dan hasilnya positif,” ungkap Syafri Akbar Lamaluta.

Setelah dinyatakan positif swab antigen, ia pun melakukan Swab PCR pada senin 5 Juli 2021 dan esoknya lagi pada hari selasa Swab PCR yang kedua kalinya dan dinyatakan positif.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, dirinya kemudian diisolasi dari ruang perawatan ‘Zona Kuning’ menuju ‘Zona Merah’ di hari ke 7.

Syafri saat menjalani isolasi mandiri

Kemudian setelah 14 hari isolasi di RS lanjut 7 hari di rumah, ia mengaku mendapat perlakuan yang baik dari petugas medis di RSUD Kota Kotamobagu.

“Alhamdulillah setelah melewati 14 hari masa karantina di RS Pobundayan pada hari senin 19 juli saya dinyatakan sehat dan harus menjalani isolasi mandiri lagi selama 7 hari kedepan di rumah,” kata Lamaluta.

Ia pun menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada sanak keluarga terlebih khusus kepada istri tercinta yang setia mensuport.

“Terima kasih saya ucapkan untuk Mami, istriku, anak-anakku, kakak-kakakku, kakak-kakak iparku semua keluarga besar Lamaluta Kapulu,” ujarnya.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Boltim dan pihak rumah sakit Pobundayan Kotamobagu.

“Terima kasih buat Pak Bupati Boltim bersama ibu, Pak Wakil Bupati dan Ibu, Pak Sekda dan Ibu, Keluarga Besar Bagian TUP, Kadis Kesehatan Boltim, Para dokter dan tim medis di zona kuning dan merah RS Pobundayan, Alumni Smanduko 91, STARBUCKS dan seluruh kaum kerabat yg tidak dapat saya sebut satu persatu,” ungkapnya.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait