Bolmong, aksaranews.com — Meski Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XXVIII tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow telah usai sejak April 2025, para pemenang lomba masih belum menerima hadiah pembinaan yang dijanjikan.
Keluhan mulai bermunculan dari para orang tua peserta lomba yang mempertanyakan keterlambatan penyaluran hadiah. Padahal, waktu pelaksanaan acara telah lewat lebih dari sebulan.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Bolmong, Supadri Damogalad, langsung merespons aduan tersebut. Ia menyatakan telah mengambil langkah konkret dengan berkoordinasi ke instansi terkait.
“Sudah saya tindak lanjuti karena bukan hanya satu dua orang, tapi semua pemenang. Masalahnya ada pada kelengkapan berkas dari Kemenag,” kata Supadri saat ditemui Selasa (10/6/2025).
Supadri menjelaskan, penyaluran hadiah belum bisa dilakukan karena terdapat hambatan administrasi, khususnya pada aspek kelengkapan dokumen dari Kementerian Agama sebagai mitra dalam pelaksanaan STQH.
“Namun hari ini saya cek, berkasnya sudah masuk di BKD (Badan Keuangan Daerah) dan sedang dalam proses,” ujarnya memastikan.
Meski demikian, belum ada kejelasan pasti kapan hadiah pembinaan akan diterima para juara lomba. Supadri menyatakan pihaknya terus mengawal proses ini agar segera rampung.
Ia juga mengimbau para pemenang dan orang tua tetap bersabar, seraya menjamin bahwa LPTQ tidak tinggal diam dalam menyelesaikan kendala tersebut.
Sebelumnya, STQH tingkat Kabupaten Bolmong ke-28 digelar meriah dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan generasi muda di bidang keagamaan dan peningkatan kualitas tilawah dan hafalan Al-Qur’an dan Hadits.
Pemenang dari sejumlah cabang lomba diproyeksikan mewakili Bolmong dalam ajang STQH tingkat provinsi. Namun, belum cairnya hadiah pembinaan menimbulkan keresahan di kalangan peserta.
Pemkab Bolmong melalui LPTQ menegaskan komitmen mereka dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memastikan hak peserta tetap terpenuhi.













