Bantaeng, aksaranews.com — Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), menggelar pertemuan Implementasi stakeholder My Village My Home (MVMH) sebagai alat screening Imunisasi pada anak usia dini di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Posyandu tingkat Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan yang dilaksanakan di hotel Ahriani Bantaeng, pada, Senin (28/11/2022) ini didukung oleh UNICEF dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel serta From The People OF Japan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Bantaeng, dr.Armansyah, mengatakan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyatukan bagaimana stakeholder dapat mengetahui tentang MVMH, dalam mengimplementasikan satuan PAUD dan Posyandu.
Ia pun meminta pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bantaeng dan Bappeda dan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dikbud) serta stakeholder terkait lainnya agar dapat memberikan dukungan serta saling bersinergi.
“Agar pelaksanaan imunisasi kejar anak usia dini ini nantinya dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan,” ujar dr. Armansyah ketika bersua dengan jurnalis aksaranews.com usai pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dirinya menambahkan, bahwa MVMH ini juga merupakan alat sederhana yang dapat dipakai oleh kader Posyandu dan dapat dipantau bersama-sama masyarakat lainnya. meski begitu menurutnya, tools yang disosialisasikan kali ini, masih merupakan uji coba (piloting) pemantauan status imunisasi anak di tingkat Puskesmas dan Posyandu/desa.
“Maka diharapkan imunisasi anak juga menjadi perhatian perangkat desa dan tools MVMH dapat menjadi acuan bersama untuk meningkatkan cakupan imunisasi nantinya,” harapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya imunisasi kejar ini terhadap tumbuh kembang anak. kata dia, imunisasi kejar untuk anak dapat menjadi bekal utama daya tahan tubuh menghadapi berbagai penyakit yang rentan menyasar anak-anak.
“Maka dengan adanya MVMH ini, dapat mengidentifikasi anak yang belum lengkap imunisasinya dan dapat bersama-sama perangkat desa mensosialisasikan pentingnya imunisasi lengkap untuk anak. Imunisasi adalah hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan pemerintah untuk masa depan mereka,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Bantaeng, Andi Makasolang menyebut, bahwa pihaknya sangat mendukung penuh program Imunisasi kejar anak usia dini tersebut. Bahkan diterangkannya pula, pihaknya telah berupaya mendorong Pemerintah di tingkat Kelurahan maupun Desa untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan kegiatan Imunisasi kejar ini.
“Dan kami juga, sudah mendorong kepada Pemerintah Desa/keluruhan untuk turut ikut mensukseskan Imunisasi ini, dengan melakukan mobilisasi terkait anak-anak yang belum lengkap imunisasinya, serta menghimbau kepada pemerintah desa untuk menganggarkannya melalui dana desa, dalam pelaksanaan imunisasi tersebut,” tandanya.
Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi













