Boltim, aksaranews.com — Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tengah menertibkan aset berupa alat dan mesin pertanian (alsintan).
Hal ini ditegaskan langsung Kepala Dinas Pertanian melalui Sekretaris Dinas Pertanian Benny Mokoginta, Rabu (06/10/2021) siang.
Kepada jurnalis aksaranews.com, Benny menyampaikan, selama ini Alsintan yang dikelola para tani tidak sesuai peruntukan. Sehingga perlu adanya penertiban.
“Saat saya disini, saya langsung menarik Alsintan agar diatur kembali sesuai regulasinya. Karena kalau rusak akan jadi barang rongsokan. karena pada juknisnya jelas pemeliharaan 30 persen,” ujar Benny.
Ia menyebut, selama ini Alsintan yang digunakan Petani tidak ada biaya pemeliharaan. Sehingga kalau rusak tidak ada yang bertanggung jawab, karena regulasinya tidak jelas.
“Makanya ketika saya disini ada titipan pimpinan amankan aset. Nah awalnya roda empat yang kita tarik karena mahal,” sebutnya.
Ia pun menyesalkan ada beberapa kalangan menengah keatas yang selama ini menggunakan Alsintan namun tidak ada biaya pemeliharaan.
“Anehnya yang menggunakan Alsintan bukan kalangan menengah kebawah, justru menengah keatas,” bebernya.
Benny menjelaskan terkait penarikan Alsintan bukan untuk diambil selamanya, tapi akan diatur regulasinya kemudian dipinjamkan lagi kepada petani.
“Jadi kami bukan mau merampas. Karena di aturan tidak ada Alsintan yang dipinjamkan dianggap hibah, tidak ada di aturan seperti itu. Aturannya di bawah pengawasan Dinas, jadi petani hanya pinjam pakai,” tegasnya.
Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi












