Porak Poranda dan Tak Layak Huni, Korban Banjir Bantaeng Akui Banyak Alami Kerugian

Hal yang sama dikatakan oleh Ibu Tia (39) salah satu warga yang baru kembali dari tempat pengungsian mengaku sudah mengungsi selama dua hari, kini mulai melakukan pembersihan di sekitar rumahnya yang di penuhi lumpur akibat banjir.

“Saya ngungsi sejak sabtu malam, sekarang sudah kembali bersih-bersih rumah. Pakian, Kasur, Prabot rumah basah semua serta lantai masih di penuhi lumpur,” kata dia.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kelurahan Bonto Sungguh, Tompo membenarkan bahwa memang banyak warga yang mengungsi berberapa hari kemarin pasca banjir. Namun, sudah kembali ke rumah Masing-masing, dan membersihkan sisa lumpur yang terbawa arus banjir. Terkait santunan untuk korban banjir tambah Tompo, hingga saat ini pihaknya masih terus berharap kepada Pemerintah dan pihak lainnya.

“Soal Santunan kepada warga korban banjir belum ada, padahal itu yang sangat dibutuhkan. Namun soal beda rumah itu dalam proses pendataan, nanti akan dilakukan perbaikan secapatnya,” ungkapnya.

Dari hasil Pantauan Aksaranews.com, sebagian besar warga sudah kembali beraktifitas di rumah masing – masing. Sebagian lainnya menurut informasi masih tetap bertahan di tempat pengungsian sambil berharap bantuan logistik dan perbaikan tempat tinggal dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak lainnya diadakan.

Peliput: Ramli | Editor: Sudirta

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"