Boltim, aksaranews.com — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan dan pengelolaan koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop), dan UMKM yang digelar selama dua pekan berturut-turut di awal tahun 2025, DPRD meminta agar dinas terkait lebih proaktif dalam mendukung pertumbuhan sektor tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Boltim, Sadikin Bachri Mamonto, menyoroti minimnya akses permodalan bagi pelaku UMKM sebagai salah satu kendala utama. Menurutnya, banyak pelaku usaha kesulitan memperoleh modal karena kurangnya informasi terkait program pembiayaan pemerintah.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Untuk itu, kami mendesak dinas terkait agar tidak hanya fokus pada laporan administratif, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil,” tegas Sadikin.
Selain permodalan, penguatan koperasi juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. DPRD Boltim menilai koperasi di wilayah itu perlu didukung dengan kebijakan yang memperkuat struktur organisasi dan tata kelolanya agar mampu menjadi pilar utama dalam perekonomian daerah.
Dalam Raker ini, DPRD Boltim juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam program nasional, khususnya program pemberian makanan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Kami melihat peran UMKM sangat penting dalam mendukung program ini. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus memastikan bahwa pelaku UMKM di Boltim memenuhi syarat sehingga pengelolaan program tidak lagi diberikan kepada pihak luar,” kata Sadikin.
Beberapa anggota Komisi II turut mendesak Dinas Perindagkop-UMKM untuk memberikan pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan bagi pelaku usaha agar dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka.
“Kunci utamanya adalah proaktif. Jika pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak bersama, saya yakin kita bisa mencapai target pengembangan UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Boltim berharap adanya pelatihan yang rutin, terutama terkait pemasaran digital.
“Kami berharap ada pelatihan yang rutin, terutama tentang cara memasarkan produk secara online, karena sekarang semua serba digital,” ungkapnya.
Dengan adanya dorongan dari DPRD Boltim serta langkah konkret dari pemerintah daerah, diharapkan sektor UMKM dan koperasi di Boltim dapat tumbuh lebih pesat dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.













