Jusuf Kalla Ungkap 4 Nilai Kepemimpinan Bugis

Jusuf Kalla mengungkap empat nilai kepemimpinan Bugis: Macca, Getteng, Malempu, dan Warani di Makassar Leadership Summit.

Makassar, aksaranews.com — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Jusuf Kalla mengungkap empat nilai utama yang menurutnya menjadi fondasi kepemimpinan Bugis.

Nilai tersebut meliputi kecerdasan, ketegasan, kejujuran, dan keberanian.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla dalam Makassar Leadership Summit 2026 di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

Menurut JK, empat nilai tersebut saling melengkapi dalam membentuk sosok pemimpin Bugis yang utuh. Nilai itu berakar pada kearifan lokal sekaligus tetap relevan untuk menjawab tantangan kepemimpinan masa kini.

Nilai pertama adalah Macca atau cerdas. Menurut JK, seorang pemimpin harus mampu membaca persoalan, melihat peluang, dan memahami kondisi masyarakat sebelum mengambil keputusan.

Kemampuan tersebut dapat dibangun dengan banyak membaca, mendengar, berdiskusi, dan memahami persoalan secara menyeluruh.

Nilai kedua adalah Getteng atau tegas. Setelah mengambil keputusan, seorang pemimpin harus mampu bersikap teguh dan konsisten serta tidak mudah berubah hanya karena mendapat tekanan.

“Setelah keputusan dibuat, tetap teguh, konsisten, dan tidak mudah berubah karena tekanan,” ungkapnya.

Nilai ketiga adalah Malempu atau jujur. Kejujuran menjadi dasar penting dalam membangun kepercayaan, baik kepada diri sendiri maupun kepada perusahaan, karyawan, pelanggan, pemegang saham, dan masyarakat.

“Jujur kepada diri sendiri, perusahaan, karyawan, pelanggan, pemegang saham, dan masyarakat, menjadi dasar kepercayaan,” beber Jusuf Kalla.

Sementara itu, nilai keempat adalah Warani atau berani. Pemimpin harus berani mengambil keputusan, menghadapi risiko, tidak ragu, serta mampu membawa keputusan tersebut menjadi tindakan.

“Berani mengambil keputusan, menghadapi risiko, tidak ragu, dan berani membawa keputusan menjadi tindakan,” ujarnya.

Empat nilai tersebut menggambarkan karakter kepemimpinan Bugis yang menempatkan kecerdasan sebagai dasar membaca persoalan, ketegasan untuk menjaga keputusan, kejujuran untuk membangun kepercayaan, dan keberanian untuk mewujudkan keputusan menjadi tindakan.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"