Boltim, aksaranews.com — PT Arafura Surya Alam (ASA) bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menyerahkan bantuan rumah relokasi kepada 20 kepala keluarga (KK) warga RT 10 Dusun V Kotabunan.
Serah terima berlangsung di Griya Prima Bulawan, Desa Bulawan Dua, Kecamatan Kotabunan, Rabu (28/10/2026).
Penyerahan ini menandai selesainya relokasi tahap pertama bagi 20 KK yang kini menempati hunian baru.
Manajemen PT ASA bersama pemerintah daerah menyerahkan rumah secara simbolis, disaksikan unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga penerima manfaat.
Selain menyediakan hunian, PT ASA juga menyiapkan program pendukung melalui skema “1 KK 1 Manfaat”.
Program tersebut mencakup kesempatan bekerja di lingkungan perusahaan serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sesuai kebutuhan dan kemampuan setiap keluarga.
Program PPM meliputi bidang pertanian, perkebunan, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Perusahaan juga menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp 10 juta kepada setiap KK penerima relokasi.
Direktur Operasional PT ASA, Robian Magabe, mengatakan pembangunan rumah relokasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menjaga hubungan baik dengan para pemangku kepentingan.
“Kami bersyukur dapat menyerahkan 20 rumah relokasi tahap pertama. Semoga hunian ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima dan menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus mendengar, memperhatikan, serta beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Robian.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, mengapresiasi komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama proses relokasi.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal agar harapan masyarakat dapat terpenuhi. Kami juga mengapresiasi komitmen perusahaan yang tidak hanya menyediakan rumah relokasi, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat,” kata Oskar.
Ketua DPRD Bolaang Mongondow Timur, Samsudin Dama, juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan.
Ia menegaskan DPRD akan mengawal realisasi berbagai komitmen agar berjalan konsisten dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Warga Rasakan Kenyamanan Hunian Baru
Salah seorang warga penerima relokasi, Jufri Algaus, mengaku merasakan perubahan setelah menempati hunian baru.
Ia menyebut lingkungan tempat tinggal kini lebih nyaman, tidak terganggu kebisingan alat berat, dan memiliki akses air bersih yang lebih mudah.
“Lingkungan tempat tinggal sekarang terasa nyaman dan sejuk, serta tidak lagi terganggu oleh kebisingan alat berat. Fasilitas air bersih juga lebih mudah diakses sehingga kami tidak kesulitan mendapatkan air. Tinggal bersama keluarga terasa lebih nyaman dan tenang karena kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan dan kebisingan sudah berkurang,” katanya.
Warga lainnya, Ilham Paputungan, mengaku sempat ragu sebelum menerima relokasi. Namun, setelah melihat kondisi hunian, ia bersama istrinya memutuskan pindah.
“Awalnya saya tidak ingin pindah. Namun setelah melihat kondisi tempat relokasi yang ternyata bagus, saya bersama istri akhirnya menerima untuk pindah. Saya berterima kasih kepada PT ASA dan Bapak Bupati atas perhatian yang diberikan. Kami merasa sangat bersyukur atas semua yang telah diberikan ini,” ujarnya.
PT ASA berharap relokasi tahap pertama ini dapat meningkatkan kenyamanan warga sekaligus membuka peluang ekonomi melalui program pemberdayaan masyarakat.
Perusahaan juga berkomitmen mendukung pengembangan masyarakat secara bertahap seiring perkembangan operasionalnya di Bolaang Mongondow Timur.












