Fakta Rafael Malalangi, calon Bintara yang gagal di 2021 namun bisa ikut pendidikan pada 2022

  • Whatsapp
Foto tangkaoan layar nampak Rafael Malalngi bersama keluarganya saat menyampaikan aspirasi melalui video yang diunggah di media sosial dan semoat viral di jagat maya (ist)

Manado, aksaranews.com Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengambil langkah cepat menanggapi viralnya video curhatan kaluarga Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Rafael Malalangi yang namanya tercongkel dari daftar kelulusan, meski dalam pengumuman online nama Rafael Malalingi dinyatakan lulus.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abas mengungkapkan bahwa pada saat selesai sidang kelulusan Bintara Polri, casis berinisial FEK mendatangi panitia untuk melakukan protes hasil pengumuman lantaran nilai tes kesamaptaan jasmani yang seharusnya 91 tapi ditulis 64.

Bacaan Lainnya

“Atas dasar temuan di atas maka langsung dilakukan pencocokan. Setelah dimasukkan nilai yang sebenarnya maka nilai akhir dari Casis FEK memperoleh nilai akhir Tes Kesamaptaan Jasmani 72,45 dari yang sebelumnya 64,35,” ungkap Abast.

Dengan masuknya Casis FEK atau secara rangking lulus terpilih, maka secara otomatis casis Rafael yang ada di rangking terakhir menjadi tidak terpilih, dan menjadi ranking 23,” ungkap Abast.

Namun, berkat kebijaksanaan Kapolri beserta Kapolda Sulut, beserta pihak yang membantu, casis Rafael Malalangi bisa mengikuti pendidikan tetapi pada tahun 2022 gelombang pertama.

Hal ini pun mendapat apresiasi masyarakat Sulut dan tanggapan dari tokoh perempuan Sulawesi Utara yang sebelumnya sempat berjuang untuk Rafael Malalangi.

“Puji Tuhan. Atas doa seluruh rakyat Sulut, Rafael Malalangi diakomodir pada kloter tambahan dan akan mengikuti Pendidikan pada Bulan Juli 2022,”tulis Sandra Rondonuwu dalam akun facebook pribadinya.

Pos terkait