Boltim  

5 Puskesmas di Kabupaten Boltim raih Akreditasi Paripurna

Boltim, aksaranews.com — Sebanyak 5 dari 9 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah sakit Daerah di Kabupaten Bolaang mongondow Timur (Boltim) berhasil meraih predikat Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kepastian 5 Puskesmas yang menyandang Akreditasi Paripurna ini dibenarkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim, Helmy Lasama, S.Kep., kepada aksaranews.com, Senin, 29 Januari 2024.

Helmy mengungkapkan, selain dari 5 UPT Puskesmas yang memperoleh gelar Akreditasi Paripurna, ada tiga UPT Puskesmas predikat Akreditasi Utama termasuk RSUD Boltim dan satu UPT Puskesmas dengan Akreditasi Madya.

“PKM Buyat dari utama naik Paripurna, PKM Kotabunan dari utama naik Paripurna, PKM Tutuyan dari Madya naik Utama, PKM Nuangan dari dasar langsung akreditas Paripurna dan Motongkad akreditasi Madya karena baru pertama kali melakukan akreditas, sementara RSUD akreditasi awal mendapatkan akreditasi Utama,” jelas Helmy.

Atas pencapaian tersebut, Helmy menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim Unit Pelaksana Teknis yang telah bekerja keras baik dari Puskesmas maupun RSUD Boltim serta tak lepas dari dukungan penuh masyarakat.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik,” kata Kepala Dinkes Boltim, Helmy Lasama.

Helmy juga menambahkan, proses akreditasi melibatkan penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk kualitas pelayanan, fasilitas kesehatan, manajemen, dan kepatuhan terhadap standar prosedur operasional.

“5 dari 8 Puskesmas yang meraih pengakuan paripurna ini menunjukkan bahwa mereka telah memenuhi standar yang ditetapkan,” tandas Helmy Lasama.

Senada, surveior asal Boltim, Siswanty. STr, Kep, M.Kes., menyampaikan, bahwa pihaknya menjalankan fungsi – fungsi penilaian dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Komite Mutu Kesehatan Primer (LPA KMKP).

Saat melakukan penilaian di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Siswanty menyebut penilaian menyeluruh mulai dari dokumen hingga pelayanan masyarakat.

“Penilaiannya kita telusur mulai dari dokumen apakah sudah sesuai dengan sistem pelayanan apakah berjalan atau tidak sesuai dokumen,” kata Siswanty, yang juga merupakan ASN Dinkes pemkab Boltim.

Bupati Boltim melalui asisten bidang ekonomi pembangunan, Haris Sumanta, ST., mengapresiasi dedikasi semua pihak yang terlibat dalam upaya akreditasi ini.

“Pengakuan paripurna ini mencerminkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Boltim. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan dan memberikan yang terbaik untuk kesehatan masyarakat,” kata Sumanta.

Penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Puskesmas lainnya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Kabupaten Boltim kini menjadi contoh inspiratif dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat daerah.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"