Unik, Bawaslu Sulut Buka Rakor Indeks Kerawanan Pemilu dengan permainan Lato-lato

Uniknya, Pimpinan dan Anggota Bawaslu RI dan Provinsi Sulut saat membuka Rakor IKP ditandai dengan memainkan permainan Lato-lato yang tengah menjadi favorit masyarakat di Indonesia.

Boltim, aksaranews.com Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, bertempat di The Sentra Hotel Manado, Minggu (19/02/20223) malam.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty dan Anggota Bawaslu RI Hariyono bersama rombongan, Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Sulut, serta anggota Bawaslu Kabupaten Kota se-Sulut.

Uniknya, Pimpinan dan Anggota Bawaslu RI dan Provinsi Sulut saat membuka Rakor IKP ditandai dengan memainkan permainan Lato-lato yang tengah menjadi favorit masyarakat di Indonesia.

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty dalam setiap Rakor IKP mengatakan, bahwa IKP menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan serentak.

Selain itu, IKP merupakan upaya Bawaslu dalam proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

Lolly berharap, Pemilu serentak 2024 nanti semua daerah tetap kondusif. Tidak terjadi hal-hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses pemilu yang demokratis.

Lolly Suhenty selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Pengawasan, dan Partisipasi masyarakat ini menambahkan, isu terkait netralitas penyelenggara pemilu menjadi isu utama dari lima isu strategis yang terungkap dalam IKP 2024.

Lolly menilai polemik netralitas menjadi pengalaman penting dalam menjaga kemandirian dan profesionalitas dalam pelaksanaan tahapan pemilu kedepan.

Sekedar diketahui, Provinsi Sulawesi Utara sendiri masuk kategori provinsi dengan rawan tinggi dalam IKP. Sulut berada di Posisi kedua di bawah Jakarta dengan skor (88,95), sementara Sulawesi Utara (87,48), disusul Maluku Utara (84,86), Jawa Barat (77,04) dan Kalimantan Timur (77,04).

Pewarta: Dpk | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"