Boltim, aksaranews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar rapat Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode September 2021 di kantor KPU Boltim, Senin (04/10/2021).
Dari data yang diterima media aksaranews.com, ada ketambahan pemilih baru pada periode September 2021 sebanyak 25 orang, sedangkan 15 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS)
Ketua Divisi Data KPU Boltim, Ad’chilni Abukasim mengatakan, 15 pemilih TMS statusnya meninggal dunia. Sementara jumlah pemilih baru sebanyak 25 orang berasal dari kecamatan Kotabunan, Nuangan dan Modayag.
Adchilni menyampaikan, kendala saat melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan disebabkan Boltim pada bulan September masuk zona merah, sehingga mengalami kendala di lapangan.
“Data yang kami rekap hari ini kan periode Bulan September, dan waktu itu zona merah jadi kendala tidak bisa bergerak lebih,” ujar Adchilni kepada media ini, Senin (04/10/2021).
Namun begitu, kata dia pada pemutakhiran data Pemilih Berkelanjutan periode berikut, pihaknya akan memaksimalkan PDPB.
“Rencananya kami akan maksimalkan lagi untuk periode Oktober,” sambung Adchilni.
Adapun pemilih bulan berjalan mengalami penambahan pada periode September 2021 sebanyak 55.184 naik dari PDPB pada bulan sebelumnya sebanyak 55.174.
Adapun kegiatan rapat koordinasi PDPB dibuka oleh Ketua KPU Boltim, Jamal Rahman, di hadiri empat Komisioner KPU bersama Sekretariat, Pimpinan Bawaslu Boltim, Dinas Capil, serta perwakilan Partai Politik.
Pewarta: Riswan │Editor: Redaksi












