Mitra  

Imanudin Kadi serap aspirasi warga Ratatotok saat Reses DPRD Mitra

Imanudin Kadi, SH., serap aspirasi warga Ratatotok

Mitra, aksaranews.com — Mendengar langsung suara masyarakat menjadi komitmen nyata Imanudin Kadi, anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dari Fraksi Partai Golkar.

Dalam masa reses kedua tahun 2025, Imanudin menggelar pertemuan bersama warga di kediamannya, Desa Ratatotok, Kecamatan Ratatotok, pada Rabu (23/4/2025).

Reses yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan itu menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan dan unek-unek mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

“Melalui reses ini, saya ingin menyerap berbagai masukan dan kebutuhan warga di lapangan. Semua akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD,” kata Imanudin Kadi dalam sambutannya.

Dalam sesi dialog terbuka, sejumlah isu strategis mencuat dari masyarakat, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan desa, peningkatan akses air bersih, dukungan untuk nelayan dan petani lokal, serta pengadaan pelatihan kerja dan pembukaan lapangan kerja bagi pemuda.

Imanudin menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan ia tindak lanjuti secara serius, baik melalui jalur legislatif maupun koordinasi dengan instansi teknis terkait.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perangkat teknis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Sinergi adalah kunci. Tanpa kolaborasi, pembangunan tidak akan merata dan sulit menyentuh kebutuhan riil warga,” ujarnya.

Dalam kegiatan reses ini, hadir pula para pemangku kepentingan dari berbagai instansi, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perikanan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Para hukum tua se-Kecamatan Ratatotok serta masyarakat umum juga turut meramaikan pertemuan.

Kehadiran para pejabat teknis memperkuat makna reses sebagai forum komunikasi lintas sektor yang efektif. Hal ini juga menjadi bukti bahwa anggota dewan tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menjembatani langsung hubungan masyarakat dengan pemerintah.

“Reses ini bukan sekadar seremonial, tetapi wadah nyata untuk menyatukan langkah antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam membangun Mitra yang lebih baik,” tegas Imanudin.

Melalui reses seperti ini, harapan masyarakat akan perubahan yang konkret kian tumbuh. Dan dengan langkah yang terus konsisten, sinergi antara semua elemen dapat menjadi fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"