Bupati Boltim Minta Sangadi Beri BLT Bagi Warga Boltim di Perantauan

Boltim – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sebesar Rp600 ribu per Kepala Keluarga, yang menggunakan Dana Desa (Dandes) tengah berlangsung di seluruh Desa se Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Selain warga yang berada di Desa dan yang terkena dampak akibat pandemi Corona Virus Disease atau COVID-19, warga Desa yang berada di luar Kabupaten Boltim juga boleh menerima dana BLT.

Bacaan Lainnya

Hal ini karena adanya pertanyaan warga yang anggota keluarga mereka sedang berada diluar Boltim, dan belum bisa kembali ke kabupaten/Desa tempat mereka tinggal karena adanya larangan mudik.

“Untuk warga Boltim yang tidak bisa pulang, karena Corona, boleh diberikan Bantuan lewat DD di tiap-tiap desa,” ucap Bupati Sehan Landjar kepada wartawan baru-baru ini.

Menurut Bupati, keputusan tersebut ia keluarkan karena semata-mata bentuk kepeduliannya terhadap masyarakatnya yang sedang Berkuliah, Bekerja dan tidak bisa pulang karena adanya pandemi korona ini.

Warga Boltim yang berada di perantauan juga masih merupakan tanggung jawabnya sebagai Bupati.

“Saya keluarkan kebijakan ini, karena bentuk kepedulian saya terhadap rakyat Boltim yang sedang berada diluar, Baik mereka yang sedang kuliah, sedang bekerja, dan tidak bisa pulang, berikan mereka BLT dan saya yang bertanggung jawab, karena mereka juga adalah tanggung jawab pemerintah daerah,” ujar Sehan Landjar.

Sehan pun meminta agar para Kepala Desa untuk mendata kembali warganya yang sedang berada diluar daerah, serta mencatat Bukti pengiriman BLT tersebut agar bisa menjadi bukti di kemudian hari.

“Saya meminta para kepala desa untuk mendata warganya yang sedang berada diluar daerah, dicatat dan dikirim lewat bank, agar bisa menjadi bukti untuk dipertangungjawabkan nanti,” terangnya.

Sehan membeberkan, Pemerintah Kabupaten Boltim sendiri juga tidak tanggung-tanggung untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dari luar daerah yang sekarang berada di boltim, karena tidak boleh kembali ke daerah mereka akbiat pandemic COVID-19.

“Pemda juga memberikan bahan pokok kepada warga luar daerah yang terdampak pembatasan aktivitas, sudah ada sekitar 30 lebih masyarakat dari luar daerah yang sekarang tinggal di Boltim, dan saat ini juga telah diberikan bantuan, berupa 10 kg beras, gula, minyak kelapa dan ikan kaleng,” pungkas Sehan Landjar.

Reporter: Fichi │ Editor: Redaksi

Pos terkait