BLK Bantaeng gelar pelatihan budi daya ikan air tawar

  • Whatsapp
BLK Bantaeng, Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Air
Balai Latihan Kerja (BLK) tengah melaksanakan Pelatihan budidaya ikan air, kepada pemuda Bissappu dan Sinoa yang berlangsung di balai benih Ikan di Desa Rappoa, Kamis(14/07/2021).

Bantaeng, aksaranews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel)
Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) tengah melaksanakan Pelatihan budidaya ikan air, kepada pemuda Bissappu dan Sinoa yang berlangsung di balai benih Ikan di Desa Rappoa, Kamis(14/07/2021).

Tujuan kegiatan pelatihan budidaya ikan ini secara profesional ini, untuk mendorong pemuda di dua wilayah ini agar tetap bisa produktif meski berada di masa Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Salah satu pihak dari Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng Andi Asniaty mengatakan, para pemuda ini nantinya akan diberikan pelatihan secara teori dan praktek selama 20 hari kedepan. Serta mereka diharapkan bisa menjadi petambak-petambak profesional yang bisa melahirkan banyak petambak-petambak lainnya.

“Sebab ini merupakan salah satu bagian dari upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya diwilayah bantaeng,”ujarnya

Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 16 pemuda dilatih selama 20 hari kedepan untuk pengembangan benih ikan air tawar.

“Tidak hanya itu, selaain ikut pelatihan mereka juga mendapatkan bantuan benih dan peralatan budidaya ikan air tawar”, katanya.

Bantuan yang diberikan dari pemerintah Kabupaten Bantaeng ini, adalah salah satu upaya investasi masa depan para pemuda di Sinoa.

“Sekarang kita tidak hanya bergantung dengan produksi pertanian saja. Kita juga bisa melakukan budidaya ikan air tawar secara profesional,” terangnya.

Sementara salah perserta yang mengikuti pelatihan ini, Asnadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Bantaeng yang terus-menerus memberikan support kepada pemuda serta dilengkapi dengan fasilitas, tentu ilmu yang kami dapatkan ini nantinya akan saya tarapkan dan duplikasikan kepada pemuda lainnya yang berada di wilayah sinoa. Dia berharap, ilmu ini bisa menjadi salah satu pendorong produktivitas masyarakat.

“Sehingga kita tidak tergantungan dengan produksi pertanian saja. Kita juga bisa melakukan budidaya ikan air tawar secara profesional,” tutupnya.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait