Capai 95,94 Persen, Boltim Tertinggi di Sulut Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Boltim
Foto bersama usai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada serentak 2020 (AKSARA Foto/Riswan Hulalata)

Boltim, aksaranews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencatat rekor tertinggi partisipasi pemilih di Pilkada 2020 tertinggi di Sulawesi Utara (Sulut) meski digelar di tengah pandemi Covid-19.

Komisioner KPU Boltim, Terry F. Suoth menyebut, angka partisipasi pemilih di Pilkada Boltim 2020 mencapai 95,94 Persen atau naik 9,64 persen dari Pilkada sebelumnya pada 2015.

“Kalau kita berkaca dari perhelatan sebelumnya, Boltim itu punya tren peningkatan partisipasi yang luar biasa tingginya. Meskipun di situasi yang lumayan sulit di tengah pandemi ini, tapi tingkat partisipasi pemilih itu dapat hingga 95,94 persen,” ujar Terry Suoth kepada aksaranews.com, Kamis (17/12/2020).

Hal ini kata Terry, menjadi rekor tertinggi sejak kali pertama pemilihan Bupati dan wakil Bupati digelar di Boltim pada 2010 silam.

Boltim yang terhitung telah tiga kali menggelar pesta demokrasi lima tahunan tersebut, masing-masing pada 2010 digelar oleh KPU Bolmong, dan pada 2015 dan 2020 oleh KPU Boltim.

Sementara untuk Sulut. Boltim menjadi yang tertinggi partisipasi pemilih, disusul Kabupaten Bolaamg mongondow Selatan (Bolsel) di posisi kedua dengan perolehan partisipasi pemilih 94,56 persen.

“Pertama kita melewai target partisipasi nasional, targetnya di angka 77,5 persen. Angka tersebut tertinggi se Sulut dan kedua se Indonesia untuk Pilkada serentak 2020, pertama di Kabupaten Arfak dengan partisipasi pemilih mencapai 99,25 persen,” jelas Terry.

Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Boltim yang telah menyalurkan hak suara dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020.

“kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pemilih Boltim yang sudah menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 9 desember, meskipun memang situasi ini ada di situasi sulit, tapi masyarakat masih antusias dalam memberikan hak pilihnya,” ucap Terry Suoth.

Peliput: Riswan │ Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"