Bupati Fathul Fauzy Nurdin Hidupkan Lagi Kejayaan Kakao di Bantaeng

Bantaeng, aksaranews.com — Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin meresmikan Komunitas Kakao Bantaeng Bangkit di Kampung Kacidu, Kecamatan Tompobulu, Jumat (15/8/2025).

Komunitas ini beranggotakan petani kakao yang akan mendapat pendampingan, perbaikan, pengembangan, dan peningkatan produksi dari para ahli Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas).

Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Unhas untuk meningkatkan kualitas dan produksi lima komoditas unggulan, yakni kakao, jagung, padi, bawang merah, dan kentang.

“Kenapa lima? Karena lima inilah yang menjadi produk unggulannya Kabupaten Bantaeng. Termasuk kakao,” kata Uji Nurdin.

Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi upaya mengembalikan kejayaan sektor pertanian sekaligus mewujudkan visi “petani bangkit”.

Program ini pernah dijalankan pada masa Bupati Prof Nurdin Abdullah dan terbukti membawa manfaat nyata bagi petani.

“Kita kembali seperti zaman pak prof. Kita didampingi Unhas menyelesaikan berbagai masalah. Kita pernah merasakan betul peningkatan produksi pertanian kita, yang membuat petani kita lebih sejahtera,” ujarnya.

Zainuddin, anggota Komunitas Kakao Bantaeng Bangkit, menyebut peresmian ini menjadi momentum kebangkitan petani kakao Bantaeng yang telah vakum bertahun-tahun.

“Target kita sebagai pendamping mewakili beberapa desa yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengatasi masalah dihadapi dan meningkatkan produksi petani. Karena di sini ada klinik kakao yang mendapat kontrol langsung dari Unhas,” katanya.

Ketua Tim Pendampingan Peningkatan Produksi Kakao dari Fakultas Pertanian Unhas, Prof Ade Rosmana, mengungkapkan petani kakao kini menghadapi tantangan perubahan iklim yang memicu hama dan penyakit baru.

Namun, tim akan segera mengatasinya demi mencapai target produksi yang berkualitas.

“Jadi kita mendesain program agroforestri yang diterapkan di sini dan akan menjadi contoh bagi petani lainnya untuk merubah teknik budidaya. Kami juga telah membuat 20 ribu bibit yang akan dibagikan untuk petani Bantaeng,” pungkasnya.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"