Boltim, aksaranews.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilihan Serentak atau Pilkada 2024.
Pembukaan pendaftaran ini merujuk pada Keputusan Ketua Bawaslu Nomor: 301/HK.01.01/K1/09/2024 tentang Petunjuk Teknis Pembentukan dan Pergantian Antar Waktu Pengawas TPS dalam Pemilihan 2024, yang ditetapkan pada 10 September 2024.
Proses pendaftaran Pengawas TPS sudah dibuka sejak tanggal 12 September sampai dengan 28 September 2024.
Ketua Bawaslu Boltim, Mutahir Mamonto, menyampaikan bahwa sebanyak 159 Pengawas TPS dibutuhkan untuk mengawasi jalannya proses pemilihan kepala daerah serentak pada tanggal 27 November 2024.
“Tugas mereka adalah memastikan pelaksanaan Pilkada berlangsung dengan jujur, adil, dan transparan,” ujar Mutahir Mamonto, Jumat (13/09/2024).
Mutahir menjelaskan, untuk menjadi Pengawas TPS, calon peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI);
- Berusia paling rendah 21 tahun pada saat pendaftaran;
- Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
- Memiliki integritas, kepribadian yang kuat, jujur, dan adil;
- Berpengalaman atau memiliki pengetahuan terkait Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;
- Berpendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat;
- Berdomisili di kecamatan setempat, dibuktikan dengan KTP;
- Mampu secara jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika;
- Tidak menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun sebelum pendaftaran;
- Tidak pernah dipidana penjara selama 5 tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan;
- Bersedia bekerja penuh waktu dan tidak menduduki jabatan politik atau jabatan di pemerintahan;
- Tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon dalam 5 tahun terakhir;
- Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.
Pendaftaran ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Boltim untuk memastikan terselenggaranya Pilkada 2024 yang kredibel dan akuntabel.
“Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, kesempatan ini terbuka lebar untuk berpartisipasi dalam pengawasan proses demokrasi di tingkat desa,” pungkas Ketua Bawaslu Boltim.













