Boltim, aksaranews.com – Sejumlah anggota partai politik di DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memutuskan keluar dari Fraksi PAN, Fraksi Golkar dan Fraksi Restorasi.
Sebanyak 7 anggota DPRD di 6 Parpol tersebut membentuk fraksi baru bernama Fraksi Nasional Totabuan (NATO).
Fraksi ini terdiri dari Partai Demokrat (Argo Sumaiku dan Kevin Sumendap), PKB (Sofyan Alhabsyi), Gerindra (Reevy Lengkong), PKS (Sutanti Ginoga), PBB (Dahlan Sandiman) dan Perindo (Sunarto Kadengkang).
Berita acara tentang kesepakatan pembentukan ‘Fraksi Gemuk’ di DPRD Boltim ini dibacakan dalam lampiran surat masuk oleh Sekretaris DPRD Boltim, Affandy Abdul saat rapat paripurna, Senin (14/03/2022) sore.
Sebagai Ketua Fraksi NATO dijabat oleh Argo Sumaiku, Wakil Ketua Sunarto Kadengkang, Sekretaris Hj Sutanti Ginoga dan empat orang anggota yakni Kevin Sumendap, Sofyan Alhabsyi, Reevy Lengkong dan Dahlan Saniman.
Dalam keterangan persnya, Ketua Fraksi NATO Argo Sumaiku menyampaikan, fraksi Nasional Totabuan lahir melalui musyawarah dan lobi-lobi panjang..
Kesamaan persepsi dan misi yang menjadikan dasar, tujuh anggota DPRD Boltim dari enam Parpol tersebut bersepakat membentuk fraksi baru di DPRD Boltim.
“Kedepan kami akan berupaya sebagai wakil rakyat akan melakukan sesuatu yg lebih mengedepankan kepentingan masyarakat. Rakyat adalah bos kami sehingga wajib berjuang untuk kepentingan mereka. Maka Fraksi NATO hadir untuk mengawal (kepentingan rakyat),” ujar Argo Sumaiku.
Senada, wakil ketua Fraksi NATO, Sunarto Kadengkang menuturkan, fraksi ini disiapkan untuk mengawal dan bersinergi dengan pemerintah.
“Hadirnya Fraksi NATO tentu bersesuaian dengan aturan dan NATO tidak menjadi persoalan baru melainkan siap mengawal program pemerintah, bersinergi dengan pmerintah mewujudkan visi-misinya,” terangya.
Sementara itu, Reevy Lengkong sebagai anggota Fraksi NATO menyebut, kehadiran fraksi baru ini menjadi bagian penting DPRD Boltim yang pro rakyat.
“Fraksi NATO lahir karena memungkinkan oleh regulasi. Fraksi ini pro rakyat dan kami siap mengawal pemerintahan saat ini,” sebut Reevy.
Anggota Fraksi NATO lainnya, Sofyan Alhabsyi menegaskan, apa yang menjadi kehendak masyarakat yang disampaikan pada reses dan kunjungan lapangan yang dituangkan dalam pokok pikiran DPRD akan dikawal maksimal oleh Fraksi NATO.
“Membentuk fraksi ini ada tujuannya, minimal kami menjadi penumpang di kendaraan kami sendiri,” ketus Sofyan Alhabsyi.












